HOT News

Sinopsis Uttaran Hari ini, Selasa 17 Mei 2016 : Episode 248-249

Uttaran Episode 248-249, Tayang Hari Selasa 17 Mei 2016

uttaran-episode-246-a1
Ichcha didandani seperti pengantin baru oleh keluarga Takhur. Tapasya menghiasi pintu masuk dan ruang tamu rumah Bundela dengan sangat indah untuk menyambut kepulangan Ichcha. Veer kemudian memperkenalkan Meethi kepada Umed, Meethi langsung memanggilnya kakek dan memeluknya.
Gunvanti: Ichcha, kau sudah sering bertemu denganku, tapi tidak pernah menceritakan tentang Meethi
Veer: Lebih baik seperti itu daripada ibu merebutnya juga..
Ichcha meminta Veer menghentikan kata2nya dan menyuruh Meethi meminta berkat dari Gunvanti, tapi Meethi hanya mengucapkan salam sambil menangkupkan kedua telapak tangannya dan pergi begitu saja.
Umed: Gunvanti, jika kau melakukan hal buruk terhadap Meethi&Ichcha maka kau akan merasakan akibatnya.
Meethi kemudian melihat foto Yuvraj,ia mengenang pertemuannya dengan Yuvraj, Umed melihatnya dan menghampiri Meethi.
Umed: Dia adalah kakakmu.
Meethi: Kakek, sebenarnya aku sudah pernah bertemu dengannya, dia adalah seniorku di kampus dan dia selalu memanggilku ‘adik kecil’, aku tidak tau kalau kami bersaudara.
Umed: Itulah yang dinamakan takdir. Kami juga tidak tau kalau kami memiliki cucu yang wajahnya sangat mirip dengan ibunya. Tidak ada yang bisa melakukan seperti apa yang dilakukan ibumu terhadapmu atau rumah ini, tapi syukurlah takdir menjauhkanmu dari kami, atau..
Meethi: Atau apa kek?
Umed: Atau kau akan dipengaruhi oleh nenekmu untuk membenci ibumu, sama seperti yang dia lakukan terhadap Yuvi.Yuvi mungkin akan menjadi orang yang lebih baik jika bersama Ichcha dan hari ini mungkin dia tidak akan berada di penjara.
Meethi lalu menghibur dan memeluk Umed yang mulai menangis. Gunvanti tiba2 menghampiri mereka.
Gunvanti: Cucuku, apa kau tidak ingin memelukku juga?
Meethi hanya mengambil berkat dari Gunvanti,ia tidak mau memeluknya.
Gunvanti: Mengapa kau tidak mau memelukku?
Meethi: Aku datang kemari untuk tinggal bersamamu dan menghabiskan waktu bersama, tapi sekarang setelah mengetahui bagaimana sikapmu terhadap ibuku, aku merasa sangat sedih. Jadi mengapa nenek ingin aku mendekatimu sekarang? Maafkan aku, aku tidak bisa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *