by

5 Faktor Penyebab Anak Balita Sering Merasa Kesal

Debroo.net. 5 Faktor Penyebab Anak Balita Sering Merasa Kesal.  Sekarang ini banyak sekali media digital yang muncul di Indonesia, salah satunya adalah Popmama. Popmama ini merupakan salah satu situs wanita pavorit di Indonesia, terutama bagi para wanita yang sudah menikah.

Hal ini dikarenakan, pada website ini banyak sekali informasi tentang seputar dunia ibu dan anak, misalnya adalah faktor penyebab anak sering kesal.  Nah, untuk itu dalam artikel kali ini akan membahas tentang 5 faktor penyebab anak balita sering merasa kesal sebagai berikut ini :

  1. Cepat Lelah dan Belajar

Jika anak sedang nampak sedang nampak kesal, maka coba bunda perhatikan apakah faktornya karena kelelahan atau bukan? Karena sering anak nampak kesal salah satu faktornya adalah sang anak merasa lelah dan lapar, sehingga karena kondisi fisiknya mengalami penurunan yang membuat mereka yang sedang asyik bermain tiba-tiba menjadi rewel. Biasanya lelah dan lapar pada anak usia ini seringkali menjadi perilkau buruk seperti mengamuk atau menangis. Dalam kondisi seperti itu, untuk menyisiasatinya bunda harus menyediakan cemilan sehat yang bisa mereka konsumsi setiap saat. Selain itu, untuk memulihkan tenaga pada anak, bunda juga harus mengatur jam istirahat anak seperti mengajak mereka untuk tidur siang.

  1. Merasa Kesulitan Beralih Pada Aktivitas Berikutnya

Hal lain yang sering membuat bad mood pada anak adalah akibat dari sebuah perubahan yang banyak energi fisik serta mental untuk beradaftasi. Dimana saat anak sedang asyik pada satu aktivitas tertentu lalu kemudian anak harus meninggalkannya saat itu juga, maka anak akan merasa kesal. Karena anak belum memahami tentag tata urutan aktivitas apa saja yang harus dilakukan berikutnya. Hal inilah yang sering membuat anak menjadi kesal. Contohnya saja saat anak mau makan, bunda bisa mengatakan bahwa sebelum makan harus cuci tangan dulu, harus berdoa, makan menggunakan tangan kanan, dan seterusnya.

  1. Anak Selalu Ingin Melakukan Apa Yang Diinginkan

Saat anak ingin mencoba sesuatu namun gagal, karena anak belum mengerti dan memahami cara menggunakannya. Hal inilah yang bisa membuat anak menjadi kesal dan rewel. Sedangkan anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, dan selalu ingin mencoba. Seperti contohnya anak ingin mencoba memakai celana sendiri namun gagal karena belum mengetahui cara bercelana yang benar. Oleh karena itu, untuk mengatasi agar anak tidak rewel bunda bisa membimbingnya sehingga anak nantinya bisa menggunakan celana sendiri dengan baik tanpa rewel.

  1. Sulit Mengendalikan Emosi

Ada beberapa anak yang suka tiba-tiba kesal dan mengeskpresikannya dengan cara marah-marah, berteriak, dan mengamuk. Hal ini dikarenakan sang anak belum bisa mengatur emosinya, sehingga mood sang anak suka berubah-rubah setiap waktu. Memang kemarahan seperti itu merupakan hal yang wajar bagi anak, karena mereka belum bisa mengendalikan emosinya. Dalam hal ini, sebagai orangtua bunda harus bisa menjelaskan dengan lembut kepada anak, bahwa apa yang dilakukannya itu tidak baik. Dengan demikian diharapkan anak bisa mengerti dan bisa mengatasi emosinya dengan benar.

  1. Tidak Bisa Mengkomunikasikan Kemauannya

Karena anak balita belum memiliki banyak kosakata, sehingga anak sering merasa kesulitan untuk mengutarakan kemauannya. Sehingga anak sering mengalami perubahan mood yang signifikan. Misalnya anak ingin memakan sesuatu, tetapi anak tidak mengetahui cara mengatakan makanan tersebut. Saat anak tidak bisa mengatakan apa yang diinginkannya, maka anak akan panik dan menjadi penyebab anak sering merasa kesal. Oleh karena itu, bunda harus benar-benar memahami apa yang diinginkan oleh anak.

Mungkin itu saja informasi kali ini tentang 5 faktor penyebab anak sering kesal, semoga ada guna dan manfaatnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *