Gelar Reses, Taufik Basari Ajak Pegiat Perlindungan Anak Dukung RUU PKS

Bandarlampung (LW): Wacana dikeluarkannya Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dari Prolegnas banyak ditentang para aktivis seantero negeri.

Tak cuma aktivis, partai politik (parpol) juga ada yang menentang wacana tersebut. Salah satu yang masih konsisten adalah Partai Nasdem.

Anggota Komisi III DPR RI juga Ketua DPW Nasdem Lampung, Taufik Basari menyebut jika RUU PKS bersifat urgent. Oleh karenanya harus segera disahkan menjadi Undang-undang.

“Jika melihat data dari jaringan aktivis perempuan dan anak, angka kekerasan seksual meningkat tiap tahunnya. Jadi tak ada alasan untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU PKS,” ujarnya saat menggelar reses di sekretariat Damar, di Bandarlampung, Jumat (24/7).

Sebenarnya, kata dia, banyak yang sepakat dengan NasDem terkait hal tersebut. Namun, dalam perjalanannya, RUU PKS kemudian banyak disusupi isu-isu LGBT yang mana sama sekali tidak benar. Bahkan, lanjutnya, juga ada usulan lain mengganti nama menjadi RUU Perlindungan Korban Kekerasan Seksual (PKKS).

Untuk itu, Taufik mengajak jaringan aktivis perempuan dan anak seperti Damar untun terus mendorong agar RUU PKS segera dibahas dan diundangkan menjadi UU.

“Saya sebagai salah satu anggota Komisi III DPR RI yang selalu mendorong pembahasan RUU PKS, mengajak teman- teman untuk mengkampanyekan hal ini,” tegasnya. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *