Tangkal Paham Radikalisme Lewat Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Bandarlampung (LW): Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara dan sumber hukum tertinggi dari segala sumber hukum di Indonesia, saat ini mulai terkikis oleh perkembangan zaman dan arus teknologi di tengah para pemuda atau generasi bangsa.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandarlampung Kostiana saat menyambangi para warga yang mayoritas pemuda dalam rangka sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan di Kelurahan Susunan Baru, Tanjungkarang Barat, Sabtu (20/3).

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat terutama para pemuda bisa menumbuhkan kembali semangat Pancasila yang saat ini mulai terkikis dengan pesatnya kemajuan teknologi, salah satunya melalui gadget,” jelas Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ini.

Selain itu, sosialisasi ini juga bisa membangkitkan kembali sifat patriotisme di tengah para generasi bangsa, dan yang terutama untuk menangkal paham radikalisme di tengah masyarakat.

Sementara itu, salah satu narasumber Perwakilan Kodim 0410/KBL Sarwani mengapresiasi sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan yang digelar Anggota DPRD Lampung Kostiana. Menurutnya, ini produk yang sangat baik dalam memupuk rasa patriotisme dan nasionalisme di tengah para pemuda.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga memaparkan materi tentang pembinaan ideologi pancasila dengan cara yang menarik, yakni dengan cara permainan yang bertujuan untuk menumbuhkan kekompakan dan semangat yang sama untuk meraih tujuan bersama.

“Dengan cara yang sederhana, seperti permainan yang dilakukan oleh perkelompok, kita harap tujuan bersama bisa diraih dari usaha bersama, dan tentunya kekompakan dan kerjasama tim,” jelas Sarwani.

Pemateri lainnya A Basri dari Polda Lampung mengatakan sosialisasi ini salah satu cara pemerintah dalam menyelamatkan para generasi bangsa dari ancaman-ancaman dari luar, maupun dari bangsa itu sendiri, seperti radikalisme, hoax dan lain-lain.

“Kita akan selalu mengawal persoalan paham-paham radikal yang membuat gaduh keamanan, ketentraman di tengah kehidupan bermasyarakat,” kata dia. (LW)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *