HOT News

Peredaran Narkoba di Lampung Makin Marak, Komnas PA Bandarlampung: Butuh Kerjasama Semua Pihak

Bandarlampung (LW): Maraknya peredaran narkoba di Provinsi Lampung nampaknya masih menjadi ancaman bagi aparat penegak hukum, pemerintah maupun masyarakat. Sebab, narkoba cukup mudah didapat dan merambah hingga ke semua usia dan kalangan, tak terkecuali anak-anak.

Selain itu, Lampung merupakan gerbang Sumatera, sehingga tak dipungkiri untuk memudahkan akses keluar masuknya narkoba.

Hal ini diperkuat dengan data yang disosialisasisakan oleh BNNP Lampung pada hari ini (28/3), bahwa sebanyak 31.811 Orang di Provinsi Lampung telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba sejak tahun 2019 sampai dengan akhir 2020, dan baru 1600 orang saja yang telah dilakukan rehabilitasi.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Kota Bandar Lampung Ahmad Apriliandi Passa mengaku sangat resah dengan maraknya peredaran narkoba di Provinsi Lampung, terlebih narkoba sudah merambah pada anak-anak dan remaja.

“Kita sangat resah dengan kondisi hari ini. Di masa pandemi Covid-19, justru penyalahgunaan narkoba malah meningkat, dan tak sedikit pula yang menyasar ke anak-anak maupun remaja. Untuk itu dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak agar dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” jelasnya.

April menjelaskan, Komnas Perlindungan Anak Kota Bandar Lampung sendiri akan memasukkan program “Kampanye Pencegahan Narkoba Sejak Dini” dan sosialisasi bahaya narkoba di tengah masyarakat Kota Bandar Lampung di tahun 2021 ini yang pencanangan programnya telah dilakukan pada tahun 2020.

“Namun karena terkendala Pandemi Covid-19, kita tunda. Semoga di tahun ini programnya dapat berjalan dengan baik sehingga dapat membantu penurunan angka pemakaian penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat,” ucapnya.

Ditambahkan Sekretaris Komnas PA Bandar Lampung Donal Andrias, kampanye Pencegahan Narkoba Sejak Dini juga nantinya akan merambah ke sekolah, baik itu tingkat SD, SMP maupun SMA, selama masih berdomisili di Bandarlampung.

“Insyaallah ke depan kita akan memberikan edukasi dari tingkat SD – SMP tentang bahaya narkoba dan penyalahgunaannya,” singkat Donal. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *