HOT News

Pemkab Lambar Gandeng LPK Teladan Sahabat, Sulap Kulit Kopi Jadi Makanan Bernilai Jual Tinggi

Bandarlampung (LW): Cita rasa kopi khas Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memang sudah tersohor ke penjuru Indonesia. Tapi, potensi buah kopi tak melulu soal biji.

Upaya mengembangkan olahan lain menggunakan buah kopi pun dilakukan Pemkab Lambar, kulit kopi misalnya.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, pemkab setempat menggandeng LPK Teladan Sahabat untuk memberi edukasi kepada ibu-ibu PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Lambar.

Perwakilan dari LPK Teladan Kita, Chef Reni mengatakan pihaknya diberi waktu tiga hari untuk mengajarkan bagaimana cara membuat produk olahan kopi kepada puluhan ibu-ibu disana.

Ia menjelaskan, saat itu, produk olahan kulit kopi atau cascara menjadi pelajaran utama yang diberikan.

“Selama ini yang kita tahu cascara merupakan limbah. Kalaupun mau diolah, hanya sebatas dikeringkan lalu dijadikan minuman teh. Disitu kita ajarkan bagaimana cara mengolah cascara menjadi cookies, brownies bahkan saus teriyaki,” jelasnya didampingi Chef Adi, baru-baru ini.

Selain kopi, para ibu-ibu juga diajarkan cara membuat tepung pisang dan mengolahnya menjadi cake dengan standar bakery.

“Jadi memang resep-resep yang kami ajarkan sudah melalui proses riset yang cukup lama. Dan sudah pasti original, karena belum ada yang pernah membuat hal serupa,” imbuhnya.

Tak lupa Chef Reni berterimakasih kepada Ketua TP PKK Lambar, Partinia Shaka yang juga istri Bupati Parosil Mabsus atas dukungan yang diberikan. Bahkan, Partinia meminta LPK Teladan Kita untuk melakukan pendampingan kepada UMKM yang mau memproduksi olahan tersebut untuk dipasarkan.

“Ibu Bupati juga ingin resep dan produk ini segera dipatenkan, sedang diurus ke Ditjen Hak Kekayaan Intelektual agar bisa jadi oleh-oleh khas Lampung Barat,” tukasnya. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *