Tumbuhkan Kembali Karakter Bangsa Lewat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Bandarlampung (LW): Anggota Komisi III DPR RI Taufik Bastari kembali turun ke konstituen dalam rangka menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Pahoman, 7 Juli lalu.

Dihadiri warga sekitar, sosialisasi tersebut digelar dengan menerapkan protokoler kesehatan dari pemerintah seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Dalam arahannya, Ketua Fraksi NasDem MPR RI ini mengatakan, tujuan dari digelarnya sosialisasi empat pilar kebangsaan ini yakni untuk menumbuhkan kembali karakter bangsa yang tinggi, dimana pada saat sekarang ini telah memudar seiring dengan arus globalisasi yang masuk ke Negara Indonesia.

“Sikap toleransi harus kita kedepankan dalam bersosialisasi ke masyarakat. Sebab, dengan toleransi, kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” jelas Taufik.

Ketua DPW NasDem Lampung ini juga menuturkan, sikap toleransi antar umat beragama, suku, ras dan budaya, perlu ditingkatkan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dengan sosialisasi ini juga, kita ingin mendorong masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang perlahan sudah terkikis dengan kemajuan teknologi dan tentunya penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pada 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI,” jelas Taufik.

Menurut dia, sosialisasi seperti ini sangat dibutuhkan di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang semakin pesat berkembang. Sebab, di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi, musuh dan gangguan bangsa saat ini yakni intoleransi, ujaran kebencian, hoax dan paham radikalisme.

“Kita harus menghayati Pancasila, bukan hanya paham limanya saja tapi isinya juga.
Artinya, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, kita harus saling menghargai, menghormati, toleransi, dan jangan mudah terprovokasi,” ucapnya. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *