Sikapi Pemeriksaan Hannibal, LPPL Dorong Kejati Ungkap Secepatnya Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

Bandarlampung (LW): Ketua Umum Lembaga Pengawasan Pembangunan Lampung (LPPL) M Alzier Dianis Thabranie mengapresiasi langkah Kejaksaan Tinggi Lampung yang terus bergerak dalam mengungkap kasus dugaan penyelewengan dana hibah KONI Lampung tahun anggaran 2020 lalu.

Hal ini menyikapi pemanggilan mantan Kadispora Lampung Hannibal dalam pemeriksaan selama 8 jam oleh tim penyidik Pidana Khusus Kejati Lampung, Senin (29/11).

Hannibal menjalani pemeriksaan tim penyidik pada pidana khusus Kejaksaan Tinggi Lampung, sejak pukul sepuluh pagi hingga pukul enam sore Waktu Indonesia Barat.

Ia diperiksa sebagai saksi berkenaan dengan penanganan kasus dugaan penyelewengan dana hibah KONI Lampung tahun anggaran 2020 lalu, dalam kapasitasnya yang berkaitan dengan cabang olahraga Karate.

“Kita apresiasi langkah Kejati yang memanggil satu persatu para pengurus KONI yang diduga berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana hibah tersebut,” tegas Alzier kepada Lampungway.com.

LPPL juga mendorong Kejati agar secepatnya mengungkap dugaan penyelewengan dana hibah tersebut. “Ungkap sampai tuntas. Jangan main-main, soalnya ini uang negara,” tegasnya.

Diketahui, usai menjalani pemeriksaan, Hannibal kepada awak media tak banyak berkomentar untuk sekedar memberikan penjelasannya, tentang agenda yang ia jalani di Kejati Lampung.

Selain mantan Kadispora Provinsi Lampung, dalam pemeriksaan kali ini tim penyidik juga dikabarkan turut memanggil dua saksi lainnya yang berkaitan dengan Cabang Olahraga pada perhelatan PON ke XX di Papua, antara lain Cabor Gulat dan Golf.

Sebelumnya, Wakil Ketua II KONI Provinsi Lampung Frans Nurseto juga diperiksa pada 17 November 2021 lalu. (*/LW)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *