by

Sinopsis Lonceng Cinta Tayang di ANTV – Lonceng Cinta Episode 159

-Hiburan-38 views

lampungway.com. Sinopsis Lonceng Cinta Tayang di ANTV – Lonceng Cinta Episode 159. Sinopsis Lonceng Cinta Tayang di ANTV – Lonceng Cinta Episode 159

Sinopsis Lonceng Cinta. Pragya : Kalian berdua sudah memanfaatkan bayi itu. Bagaimana bisa kau mengambil resiko sebesar itu, kau tau sesuatu bisa terjadi pada bayimu. Kau mempermainkan nyawa bayimu sendiri.

Tanu tersenyum.
Tanu : Karena aku adalah Tanu, bukan Pragya. Aku pintar, tidak mau dibodohi dengan perasaan. Lihat dirimu, kau selalu memikirkan orang lain, tapi tidak bisa menolong dirimu sendiri. Kalau cara berfikirku seperti kau, aku pasti sudah pergi dari rumah itu. Haha. Kau suka dengan konspirasiku? Haha. Nikhil, Pragya ketakutan saat melihatku jatuh dari tangga seolah bayi ini adalah miliknya.
Nikhil : Seolah ini adalah bayi suaminya juga.
Pragya : Tuhan melihat semuanya.
Tanu : Tuhan melihat semuanya tapi dia tidak bisa melakukan apa2. Dia ingin agar aku kembali ke rumah Mehra. Hahaha.
Nikhil : Aku harus pergi dari sini sebelum Abhi datang. Pragya, tolong jaga kekasihku. Sampai jumpa.

Abhi membawa Tanu pulang.
Tanu : Abhi, yang aku lakukan kemarin demi kau dan bayi kita. Untuk masa depan yang lebih cerah.
Abhi : Beristirahatlah di kamarmu.
Tanu : Aww!
Abhi : Tanu? Kau tidak apa2?
Tanu : Aku ingin minta maaf pada semua orang. Aku tidak dendam pada siapapun.

Abhi membantu Tanu kembali ke kamarnya.
Nenek melihat Pragya menangis sambil memandangi foto pernikahannya.

Nenek : Kau tau benar, kalau kau jadi lemah, artinya kau memberikan kesempatan untuknya. Jauhkan Tanu dari Abhi.
Pragya : Nenek benar, aku tidak akan lemah. Abhi hanya memiliki perasaan pada bayi itu, bukan pada Tanu.

Nenek menghapus airmata Pragya.
Nenek : Pergilah. Basuh wajahmu.

Nenek bicara dalam hati, “Tanu menjadikan kelemahan Abhi sebagai kekuatannya. Tidak akan kubiarkan Abhi pergi jauh dari Pragya”.

Tanu : Robin! Beritahu Abhi kalau aku memanggilnya, katakan kalau aku sedang sakit perut!
Nenek : Apa aku harus membawakan obatnya? Ada batasan untuk rasa malu. Kenapa kau meminta bantuan bayimu untuk melaksanakan rencanamu?
Tanu : Aku melakukan sandiwara sama sepertimu. Aku sendirian sekarang, aku harus minta bantuan bayiku.
Nenek : Tidak akan ada yang mau membantumu, mereka semua sudah tau kebenaranmu.
Tanu : Abhi tidak tau. Aku mengenalnya sejak umur 5 tahun. Aku tau apa yang menjadi kekuatannya dan kelemahannya. Aku tau bagaimana cara memanfaatkan itu. Mari kita lihat siapa yang akan menang.

Tanu tersenyum licik.
Nenek bicara dalam hati, “Kalau Tanu sudah mengenal Abhi sejak umur 5 tahun dan memanfaatkan kelemahannya, aku mengenal Abhi sejak lahir, hanya Pragya yang boleh memanfaatkan kelemahan Abhi”. Tanu merasa bangga karena Abhi membawakan sup untuknya, ia menceritakannya pada Nikhil lewat telfon.

Tanu : Dia mengurusku dengan baik. Dia bahkan berdiri didepan kamar mandi untuk memastikan bahwa aku baik2 saja.
Nikhil : Wow, tindakanmu membuatmu semakin dekat dengannya. Buat Abhi menyukaimu. Pria punya 2 kelemahan, pertama adalah masakan, tapi kau tidak bisa memasak, yang kedua adalah airmata.

Abhi melihat Pragya menangis di kamar nenek, Pragya pergi saat melihat Abhi.
Abhi : Ada apa dengannya nek?
Nenek : Dia menangis. Kau sudah mempermainkan perasaannya.
Abhi : Aku tidak melakukan apa2.
Nenek : Waktu aku ke kamarnya, aku melihatnya sedang mendengarkan lagumu sambil tersenyum. Pragya juga tersenyum melihat fotomu, kau sudah meluluhkan hati wanita jahat. Sepertinya fuggimu bersembunyi dibalik sosok wanita jahat.
Abhi : Nenek benar. Aku juga merasakan hal yang sama. Apa yang harus aku lakukan?
Nenek : Ungkapkan perasaanmu padanya. Besok adalah hari ulangtahunnya, dia akan senang kalau kau menyatakan perasaanmu padanya. Kau juga harus minta maaf.
Abhi : Bagaimana dengan Tanu?
Nenek : Kau mencintainya?
Abhi : Tidak.
Nenek : Aku yang akan mengurus Tanu dan bayinya. Kau harus mendekati Pragya sebelum orang lain menyatakan cinta padanya. Dia sangat cantik sekarang. Dia juga kaya.
Abhi : Benar, tapi dia hanya milikku. Terimakasih nek, aku akan menikahinya lagi dan berbulan madu dengannya.

Nenek tersenyum, rencananya berhasil.
Abhi menghampiri Pragya didapur dan minta diajarkan cara membuat sandwich.

Abhi : Kau disini saja. Apa yang harus dilakukan terlebih dahulu?
Abhi memeluk Pragya dari belakang sambil membuat sandwich, “Dia tidak marah walaupun aku sedekat ini dengannya, artinya dia adalah fuggiku. Apa aku harus mengungkapkan perasaanku sekarang? “.
Pragya : Sudah jadi.

Abhi memakan sandwich dari tangan Pragya.
Purab dan Rachna memperhatikan mereka dari jauh.

Purab : Kita harus merekam kemesraan mereka.
Rachna : Mereka harus selalu bahagia seperti ini.

Purab dan Rachna memberitahu nenek kalau Abhi dan Pragya sedang bermesraan di dapur.
Nenek : Tanu pasti cemburu melihatnya. Ini adalah rencanaku. Aku bangga pada diriku sendiri. Ini adalah rencanaku untuk menjauhi Abhi dari Tanu. Aku yang menyuruh Pragya pergi ke dapur dan memberi saran kepada Abhi saat dia datang kemari.

Nenek menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Nenek : Besok Abhi akan mengungkapkan perasaannya pada Pragya!

Tanu menguping pembicaraan mereka.
Abhi membawakan sandwich untuk Tanu.

Abhi : Jreeng! Ini adalah sandwich buatan Abhi sang bintang, maksudku, buatan Pragya dan aku. Cobalah.
Pragya : Kami membuatnya dengan cinta.

Tanu dengan berat hati mencicipinya.
Abhi : Bagaimana rasanya?
Tanu : Enak.
Abhi : Ayo Pragya, kita akan berikan sandwich juga pada nenek.

Abhi menunjukkan sikap gentleman dan mempersilahkan Pragya keluar duluan, Tanu geram melihatnya.
Tanu datang ke rumah Nikhil dan melampiaskan emosinya, Nikhil memberinya alkohol, Tanu melempar gelasnya.

Tanu : Abhi berkeliaran disekitar Pragya, dia tidak peduli padaku! Abhi ingin mengungkapkan perasaannya pada Pragya di pesta besok! Nenek ikut menghasut Abhi!
Nikhil : Aku punya ide. Rasanya aku ingin menendang diriku sendiri, kenapa tidak terfikirkan olehku sebelumnya.

Tanu menendang Nikhil.
Tanu : Kubantu.

Nikhil lalu menjelaskan rencananya pada Tanu.
Malamnya, Abhi masuk kedalam kamar memakai kostum dan topeng.

Abhi : Angkat tanganmu keatas.
Pragya : Siapa kau?
Abhi : Pangeran impianmu!
Pragya : Jangan mendekat! Kau mau mencabut nyawaku?

Pragya mengambil lilin besar dan memukuli Abhi berkali2.
Abhi : Apa yang kau lakukan? Aku Abhi! Abhi sang bintang rock!

Abhi melepas topengnya.
Abhi : Gila! Ini aku! Kau sudah merusak rencanaku.
Pragya : Rencana apa?
Abhi : Aku datang untuk menakut2imu lalu kau ketakutan dan aku memelukmu, menciummu sambil mengucapkan selamat ulangtahun.
Pragya : Kalau begitu kita ulang sekali lagi.

Mereka mengulang adegan konyol tersebut tapi Pragya sama sekali tidak takut. Abhi berusaha keras menakut2i Pragya, memeluknya dan mengucapkan selamat ulangtahun. Abhi lalu menunjukkan trik sulap menyalakan lampu dan mengeluarkan setangkai bunga mawar yang bisa berubah warna.
Pragya : Bagaimana caramu melakukannya?
Abhi : Lihat saja apa yang akan dilakukan pangeran impianmu ini besok.

Demikian Sinopsis Lonceng Cinta Hari Ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed