
Bandarlampung (LW): Mantan Anggota DPRD Lampung Nerozeli Koenang siap menjadi penantang incumbent Ketua DPC Demokrat Bandarlampung Budiman AS di Muscab Demokrat Bandarlampung 21 Maret mendatang.
Hal itu diketahui setelah Nero menyambangi Kantor DPD Demokrat untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua DPC Demokrat Kota Tapis Berseri.
Nero mengungkapkan, semula dirinya hendak mencalonkan diri di DPC Lampung Utara dan rupanya mendadak berubah pikiran. Alasannya, banyak dorongan dari kader Demokrat di kota Bandarlampung.
“Saya kan maunya di Lampung Utara, tapi adik-adik ini semua merasa kalau kita harus maju untuk Bandarlampung. Jadi tidak sengaja, dan sebagai kader partai siap ditempatkan dimana saja,” ucap Nero didampingi beberapa PAC.
Nero menyebut bahwa dirinya ingin merubah keadaan kader di kota setempat.
“Untuk di Bandarlampung ini koordinasi antara ketua dan kader dibawah tak berjalan baik. Maka sekarang banyak PAC dukung saya. Kalau diperhatikan oleh Pak Budiman, tidak mungkin lah mereka dukung saya,” ucap Nero.
Wakil Ketua I DPC Demokrat Bandarlampung Unggul PD menyebut, total ada sembilan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di kota setempat yang mendukung Nero untuk menjadi ketua mereka.
Sembilan DPAC itu: Kedamaian, Sukabumi, Rajabasa, Kemiling, Tanjungsenang, Tanjungkarang Barat, Telukbetung Utara, Bumi Waras, dan Sukarame.
“Saya melihat konsolidasi tidak berjalan dengan baik. Sedangkan waktu sudah mendekati pemilu. Itulah kenapa kami tidak kembali memilih Pak Budiman. Daripada kompetisi kita kalah, karena itu kita mencari sosok pemimpin ke depan,” ucap Unggul.
Salah satu kader Demokrat yang sempat menjabat Ketua DPAC di Kota Bandarlampung Syarifah berharap, mendatang ADART dan PO Partai bisa dibenahi.
“Saya pribadi cuma bisa bilang kedepan Demokrat Bandarlampung harus tegakkan ADART dan PO,” ujar wanita berhijab ini.
Dengan begitu, mekanisme dalam keorganisasian akan berjalan dengan baik. Termasuk dalam restrukturisasi keorganisasian.
“Kami dicabut jadi Plt PAC tanpa pemberitahuan. Langsung penggantian, dan sampai sekarang saya tidak tahu siapa yang menggantikan,” keluhnya. (LW)









