Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Taufik Basari Soroti Kasus Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Lampung Selatan (LW): Anggota DPR RI Dapil Lampung Taufik Basari mengaku sangat prihatin dengan kasus pencabulan murid oleh guru yang terjadi di Lampung bulan lalu.

Untuk mengatasi masalah ini, Taufik menegaskan akan mendorong beberapa langkah penting, yakni, pihaknya akan memperketat seleksi guru dengan pemeriksaan latar belakang yang lebih mendalam untuk memastikan bahwa mereka yang memiliki riwayat buruk tidak bisa mengajar.

“Kedua, kami akan mengadakan pelatihan etika dan profesionalisme bagi guru untuk memastikan mereka tahu batasan yang harus dijaga dengan siswa. Ketiga, saya akan bekerja sama dengan dinas pendidikan dan penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan di sekolah dan menyediakan saluran pelaporan yang aman dan anonim bagi siswa. Keempat, kami akan menggalakkan kampanye kesadaran bagi siswa dan orang tua tentang pentingnya melaporkan tindakan yang mencurigakan dan memberikan dukungan penuh kepada korban,” jelas Taufik saat melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Mulyosari, Tanjung Sari, Lampung Selatan (20/7).

Dengan langkah- langkah ini, dirinya yakin kita bisa menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman bagi anak-anak kita.

Taufik juga menyayangkan terkait permasalahan kriminalitas di Kecamatan Batanghari dan Sekampung Udik di Lampung Timur. “Untuk mengatasi masalah ini, saya akan mendorong pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah rawan,” ucapnya.

Selain itu, pemasangan CCTV di titik-titik strategis dan peningkatan penerangan jalan akan menjadi prioritas untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. “Kami juga akan mengembangkan program-program sosial dan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena kesejahteraan yang lebih baik dapat menurunkan angka kriminalitas,” kata dia.

Edukasi dan kampanye kesadaran tentang pentingnya keamanan juga akan digalakkan, serta kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif. “Dengan langkah-langkah tersebut, saya yakin frekuensi permasalahan kriminalitas di wilayah-wilayah rawan tersebut bisa mengalami penurunan. Itulah sebabnya nilai Empat Pilar MPR RI, khususnya persatuan Indonesia dan adanya budaya gotong royong khas rakyat Indonesia harus digalakkan kembali demi menekan angka kriminalitas,” pungkasnya. (LW)