Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Perihal Kafe Ambruk di Malam Pergantian Tahun, Rezki Wirmandi Soroti Keselamatan Pengunjung

Bandarlampung (LW): Sebuah kafe di perbukitan di Bandar Lampung ambruk saat malam tahun baru. Diduga, pengunjung kafe melebihi kapasitas. Peristiwa itu terjadi di salah satu kafe yang berada di Bukti Balak, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, pada Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 00.10 WIB.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi I DPRD Kota Bandarlampung Rezki Wirmandi mengaku sangat sangat prihatin, terutama jika ada korban jiwa atau luka. Menurutnya, kejadian ini harus menjadi pengingat bahwa keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama di tempat hiburan mana pun.

“Kami akan mengevaluasi apakah lokasi ini sudah memenuhi standar keamanan saat perizinan diberikan. Jika ditemukan kelalaian, tentu akan ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Rezki, Kamis (2/1).

Lanjut Ketua Fraksi Demokrat Bandarlampung ini, Komisi I DPRD Kota Bandarlampung bakal mendorong audit menyeluruh terhadap tempat hiburan serupa, terutama yang berada di lokasi rawan seperti tebing. Sebab menurutnya, perlu ada perbaikan regulasi dan pengawasan lebih ketat agar keamanan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin.

“Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan harus menjadi prioritas yang dimiliki tempat usaha atau wisata dimanapun itu, terutama di daerah tebing atau perbukitan. Jangan sampai ada kelalaian lagi ke depannya,” tegas Eky, sapaan karibnya.

“Kami juga menghimbau pelaku usaha untuk memprioritaskan keselamatan pengunjung dengan mematuhi semua standar keamanan. Bisnis yang berkelanjutan hanya bisa berjalan jika kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” tambah Wasekjen BPP HIPMI ini.

Sebelumnya, Dari video yang beredar di media sosial, terlihat sebuah kafe berlantai dua di Kecamatan Sukabumi, Bandarlampung ambruk dengan sejumlah pengunjung terjatuh yang diduga karena kelebihan kapasitas.

Hal itu terjadi pada malam pergantian tahun baru 2025. Terlihat para pengunjung mencoba menyelamatkan diri dari sisa runtuhan kafe dan menyeberang ke sisi lain yang tidak ambruk. (LW)