Bandarlampung (LW): KTPI PW Lampung melalui Bidang Bhakti Sosial menggelar sosialisasi terapi totok punggung di Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung Jumat (23/5) pagi, menandai langkah strategis memperkenalkan metode kesehatan tradisional ke kalangan pemerintahan.
Dalam acara ini, Dinas Pariwisata memberikan dukungan penuh terhadap inovasi terapi ini sebagai alternatif kesehatan pegawai. Para topuris menyampaikan teknik dan manfaat totok punggung secara langsung kepada staf dan pegawai, dilanjutkan demo praktik.
Terapi totok punggung dianggap potensial untuk meningkatkan kesehatan tanpa efek samping obat-obatan kimia.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung Adiansyah memberikan respon positif terhadap kegiatan terapi totok punggung yang diselenggarakan oleh KTPI PW Lampung. Terapi ini dianggap sebagai inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata kesehatan di daerah.
Ia juga mendukung penuh atas pelaksanaan terapi totok punggung yang mengedepankan metode tradisional dan alami. Menurutnya, pengembangan terapi seperti ini dapat memperkaya produk wisata di Bandarlampung, khususnya wisata kesehatan dan relaksasi.
“Terapi totok punggung yang dilakukan oleh KTPI PW Lampung merupakan langkah positif dalam mengangkat potensi lokal. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini dan berharap dapat bekerja sama untuk mempromosikan terapi ini sebagai bagian dari paket wisata kesehatan di Bandarlampung,” ujar Kepala Dinas Pariwisata.
Kegiatan ini melibatkan topuris pengurus KTPI PW Lampung seperti Achmad, S.E., Roesahar, Romo Imam, Sigit, Sahroni, dan David Jackson, sebagai bukti keseriusan KTPI PW Lampung dalam mengedukasi masyarakat lewat pendekatan kesehatan holistik. (LW)











