Bandarlampung (LW): Match Coordination Meeting dan Drawing Piala Menpora U-12 & U-15 Regional Lampung resmi digelar, mengukuhkan posisi Lampung sebagai pionir pembinaan sepak bola usia dini di Sumatera. Acara ini dihadiri Bustami Zainudin, Anggota DPD RI sekaligus pembina PSSI Lampung, yang menekankan pentingnya menjadikan sepak bola sebagai industri berkelanjutan.
“Saya ini hobi bola. Dulu saat jadi Bupati Way Kanan, saya hidupkan kompetisi. Sekarang di DPD RI, saya lebih sering ketemu tokoh-tokoh sepak bola, termasuk Menpora dan La Nyalla,” kata Bustami, Kamis (31/7).
Ia mengapresiasi komitmen Gubernur Lampung terhadap olahraga dan menyebut Lampung sebagai satu-satunya provinsi di Sumatera yang menggelar Piala Menpora untuk dua kelompok usia sekaligus.

Tak hanya bicara dukungan moral, Bustami bahkan menyiapkan delapan hektare lahan pribadinya di Way Kanan untuk membangun sekolah sepak bola berdampingan dengan sekolah umum. Ia juga mengajak kepala desa agar mengalokasikan dana desa untuk sarana olahraga. “Jangan cuma gorong-gorong. Setiap desa idealnya punya lapangan bola,” tegasnya.
Menurutnya, kemunculan klub Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi sinyal penting. “Ini bukan hanya soal sepak bola. Ini soal ekonomi, soal masa depan Lampung.”

Koordinator Wilayah Kemenpora Lampung, Aris Iskandar Muda, menambahkan bahwa kepercayaan pusat terhadap Lampung bukan tanpa alasan. “Kita satu-satunya di Sumatera yang gelar U-12 dan U-15 sekaligus. Artinya, nasional percaya pada kita,” ujarnya.
Ia pun menekankan bahwa penyelenggaraan ini murni mandiri. “Bukan Piala Gubernur. Kita tak minta ke dinas, tapi gotong royong peserta dan relasi. Kalau sukses, ini sukses kita semua,” pungkas Aris. (LW)











