Pringsewu (LW): Reses anggota DPRD Provinsi Lampung Elly Wahyuni berlanjut di Desa Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Kamis (13/11). Desa ini dikenal sebagai salah satu pusat UMKM dengan keragaman produksi yang luas, mulai dari miniatur mobil, kue basah, bolu plenong, kerupuk, kerajinan kursi, hingga produksi bunga plastik. Kunjungan Elly menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk menyampaikan tantangan yang mereka hadapi.
Warga menuturkan bahwa keberagaman UMKM Tambahrejo tidak selalu berbanding lurus dengan kemudahan akses usaha. Jalan desa yang banyak mengalami kerusakan membuat proses pengiriman bahan baku dan pemasaran produk menjadi tidak efisien. Bagi pengrajin miniatur dan kursi, kerusakan jalan membuat mobilisasi material terganggu. Sementara pelaku makanan seperti kue basah dan bolu plenong mengaku kesulitan menjaga kualitas produk saat pengiriman karena harus melalui jalur yang rusak dan berdebu.
Selain itu, kebutuhan sumur bor dan perbaikan irigasi juga disampaikan sebagai prioritas. Beberapa UMKM yang menggunakan air dalam proses produksi—seperti pembuat kerupuk dan pengolah bahan basah—sangat bergantung pada pasokan air yang stabil. Di beberapa titik Tambahrejo, akses air bersih masih belum mencukupi, terutama pada musim kering.

Elly Wahyuni menilai bahwa UMKM Tambahrejo memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar dan dapat berkembang pesat apabila didukung fasilitas yang memadai. Ia memastikan bahwa aspirasi warga tidak hanya didengar, tetapi juga akan dibawa dalam pembahasan program pembangunan provinsi.
“Tambahrejo ini punya SDM kreatif, punya kekayaan produk lokal. Tinggal kita pastikan infrastrukturnya menopang,” tegas Elly.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung ini memberikan bantuan sosial keagamaan. (LW)











