Bandarlampung (LW): Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Ujian Terbuka Promosi Doktor Muhammad Firsada, M.Si., yang digelar Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Kamis (12/02).
Sidang promosi doktor tersebut mengangkat disertasi berjudul “Strategi Internalisasi Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama dalam Pencegahan Radikalisme.” Karya ilmiah ini menyoroti urgensi penguatan nilai kebangsaan dan moderasi beragama dalam menghadapi penetrasi ideologi transnasional yang berpotensi menggerus ketahanan ideologi bangsa.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, unsur Forkopimda atau yang mewakili, Ketua Tim Penguji Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag., Ketua DWP Provinsi Lampung Ibu Agnesia Bulan Marino, para bupati/wali kota atau perwakilan, hingga Kasatgaswil Densus 88 Lampung Kombes Pol. Stialanri Kurniawan Setinggar. Kehadiran para akademisi, pimpinan instansi vertikal, dan tokoh masyarakat menegaskan pentingnya isu yang diangkat dalam forum akademik tersebut.
Dalam abstraknya ditegaskan bahwa pencegahan radikalisme tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan keamanan. Diperlukan strategi komprehensif berbasis pendidikan, pembinaan sosial-keagamaan, serta sinergi antara negara, akademisi, dan masyarakat sipil.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitik melalui studi kepustakaan dan riset lapangan, dengan teknik wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, serta observasi. Hasilnya menunjukkan bahwa gerakan ideologis transnasional harus dihadapi melalui pendekatan berbasis legitimasi sosial dan kultural (intermediary approach) dengan tahapan transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai.
Moderasi beragama ditegaskan sebagai instrumen strategis pemberdayaan umat sekaligus harmonisasi ideologi berbasis nilai kebangsaan dan kearifan lokal Lampung dalam bingkai NKRI.
Ketua DPRD Lampung, A. Giri Akbar, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut. Ia menilai disertasi yang diangkat sangat relevan dengan tantangan kebangsaan saat ini.
“Semoga gelar doktor yang diraih ini menjadi berkah dan bermanfaat, terutama bagi Provinsi Lampung. Disertasinya sangat relevan karena membahas moderasi beragama dan pencegahan radikalisasi serta terorisme. Mudah-mudahan kajian ini dapat menjadi referensi yang mendorong upaya bersama dalam menekan penyebaran radikalisme dan terorisme di Provinsi Lampung,” ujar Giri.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Muhammad Firsada beserta keluarga, seraya berharap ilmu yang diraih tidak berhenti di ruang akademik, tetapi menjadi kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.
“Semoga ilmu yang diraih menjadi ilmu yang berkah serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (*)











