Bandarlampung (LW): Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung yang juga Ketua PERBATI Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, menghadiri pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir Polresta Bandar Lampung Boxing Championship 2026 di Lapangan Polresta Bandar Lampung, Jumat (13/2).
Kejuaraan bertajuk “Rise Of The Champions” yang berlangsung pada 12–15 Februari 2026 itu menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi atlet tinju amatir se-Provinsi Lampung. Turnamen ini diikuti para atlet dari berbagai sasana dan daerah, yang bertanding di sejumlah kelas sesuai regulasi pertandingan.
Kehadiran Giri Akbar menjadi simbol kuat dukungan legislatif terhadap pembinaan olahraga, khususnya cabang tinju. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar arena adu pukul, melainkan bagian dari strategi besar membangun prestasi olahraga Lampung secara berkelanjutan.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan latihan disiplin, pembinaan terarah, kompetisi rutin, serta dukungan semua pihak,” tegasnya.
Ia mencontohkan keberhasilan atlet Lampung yang mampu meraih medali di ajang internasional di Thailand sebagai bukti bahwa petinju daerah memiliki kualitas dan daya saing global jika dibina secara konsisten.
Rangkaian pembukaan diawali dengan registrasi tamu undangan, pembacaan doa, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga, serta laporan Ketua Panitia AKP Joni Maputra, S.H. Dalam laporannya, panitia menegaskan bahwa kejuaraan ini digelar sebagai wadah pencarian dan pembinaan bibit atlet potensial yang diharapkan mampu menembus level nasional hingga internasional.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat solidaritas antar atlet dan menjadi bagian dari komitmen Polresta Bandar Lampung dalam mendukung aktivitas positif generasi muda, guna menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif.
Dalam sambutannya, Giri Akbar berpesan kepada para atlet untuk bertanding dengan semangat juang tinggi namun tetap menjunjung sportivitas, menghormati lawan dan wasit, serta menjadikan setiap laga sebagai proses pembelajaran.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga dalam membangun ekosistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan.
Pembukaan resmi dilakukan oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si., ditandai dengan pemukulan lonceng sebagai simbol dimulainya pertandingan. (*)











