Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Ketua IJP Lampung: Menulis Berita Jangan Asal Jadi

Bandarlampung (LW): Jurnalisme tidak bisa didekati dengan cara serampangan. Hal ini ditegaskan Ketua Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung Abung Mamasa saat menjadi pemateri Diklat Jurnalistik yang digelar Media Harian Pikiran Lampung, Sabtu (31/5).

Di tengah banjir informasi yang tak selalu terverifikasi, Abung mengatakan bahwa menulis berita tidak boleh asal jadi. Harus terstruktur, melalui proses verifikasi yang ketat. “Tanpa itu, kredibilitas berita—dan jurnalisnya—akan runtuh,” ujar Abung.

Diklat yang diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari jurnalis aktif dan masyarakat umum itu, fokus pada pelatihan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap struktur penulisan berita yang profesional dan bertanggung jawab.

Abung menekankan bahwa kekuatan seorang jurnalis bukan hanya pada akses informasi, tetapi pada bagaimana ia menyajikan fakta secara akurat, berimbang, dan menarik.

Lebih jauh, Abung menilai pelatihan seperti ini sangat penting di tengah maraknya konten sepihak dan hoaks yang beredar luas, terutama di media digital.

“Ruh seorang jurnalis ada pada tulisannya. Kalau menulis tanpa verifikasi, itu bukan jurnalisme, itu propaganda,” tegasnya.

Ketua pelaksana diklat, Ichwan, menyebut pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk menambah wawasan peserta, tetapi juga sebagai ruang pembentukan etika jurnalistik yang kuat. Materi yang diberikan mencakup teknik menulis berita, wawancara, dan fotografi jurnalistik.

“Kami ingin para peserta pulang dengan pemahaman utuh tentang bagaimana menghasilkan berita yang kuat secara substansi dan etis,” ujar Ichwan.

Apresiasi pun disampaikan kepada berbagai pihak yang mendukung suksesnya kegiatan ini, khususnya Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Rahmad Mirzani Djausal, dan Kepala BPKAD Lampung Marino Kurniawan, serta berbagai organisasi seperti SMSI, IJP, dan sejumlah media partner. (LW)