Lampung Tengah (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, menggelar kegiatan reses di Kampung Rejo Asri, Kecamatan Seputih Raman (2/3).
Dalam dialog bersama warga, aspirasi yang mengemuka didominasi persoalan infrastruktur jalan, penerangan, hingga fasilitas umum. Masyarakat mengusulkan pembangunan jalan rigid cor sepanjang 1.000 meter di Dusun V. Jalan tersebut merupakan akses strategis yang menunjang sektor ekonomi, pendidikan, pemerintahan, serta perdagangan dan menjadi penghubung antara Kampung Rama Dewa dan Rejo Asri. Saat ini kondisinya dilaporkan rusak dan membutuhkan rehabilitasi.
Warga juga mengusulkan pembuatan pagar makam di Dusun 1 dan Dusun 2 guna meningkatkan kerapihan dan keamanan area pemakaman. Selain itu, perbaikan jalan kabupaten dengan hotmix sepanjang 14.000 meter dari Dusun 001 hingga Dusun 07 turut menjadi prioritas karena kondisi jalan yang rusak dinilai menghambat mobilitas masyarakat.

Aspirasi lainnya adalah pemasangan 14 unit lampu penerangan jalan di sepanjang jalur Dusun 1 hingga Dusun 8 dengan panjang kurang lebih 10 kilometer. Hingga kini ruas jalan tersebut belum memiliki penerangan memadai sehingga rawan kecelakaan dan gangguan keamanan pada malam hari.
Tak kalah penting, warga juga mengusulkan pembangunan jalan usaha tani (JUT) rigid cor sepanjang 1.000 meter sebagai akses utama lalu lintas sektor pertanian dan penghubung ke jalan kabupaten. Infrastruktur ini dinilai vital untuk memperlancar distribusi hasil panen petani.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan usulan masyarakat sesuai kewenangan di tingkat provinsi. Ia menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur dasar menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan reses ini berlangsung penuh dialog dan partisipatif, mencerminkan sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Lampung Tengah. (LW)











