
Bandarlampung (LW): Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay beserta Wagub Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Lampung Kostiana temui massa aksi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Depan Gerbang Kantor DPRD Lampung.
Diketahui, sebanyak ribuan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi dan buruh di Lampung “menyerbu” Kantor DPRD Lampung perihal penolakan kenaikan harga BBM.
Kedatangan mereka tersebut disambut kawat berduri yang terpasang di depan dan belakang gerbang. Mereka menginginkan masuk ke dalam area lapangan kantor DPRD Lampung.
Dalam kesempatannya, Mingrum menyarankan massa untuk menyurati aspirasi tersebut melalui kelembagaan, dan aspirasi tersebut nantinya akan diterima dan baru diputuskan secara kelembagaan pula.
“Kalau kita mau bermusyawarah seperti itu, bukan seperti di jalanan, surat kalian mana?” tanya Mingrum Gumay.
Ketua DPRD Lampung itu meminta agar massa membubuhkan tandatangan dan jadi tuntutan mahasiswa dan akan disampaikan ke pusat.
“Harusnya kalian yang tanda tangan, disampaikan kepada kami dan kami sampaikan, jadi itu tuntutan mahasiswa,” sambungnya.
Perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil pun akhirnya ikut membubuhkan tanda tangan, dan diikuti Mingrum Gumay.
Sebelumnya, massa aksi tersebut konvoi menggunakan motor sampai ke Hotel Sheraton, dan longmarch menuju Kantor DPRD Lampung dan dijaga ketat oleh aparat gabungan. (*)











