Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

NasDem Silaturahmi dengan PKS Lampung, Bentuk Koalisi Perubahan di Pilgub?

Bandarlampung (LW): Para pengurus DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung menyambangi Kantor DPW Partai NasDem Lampung, Minggu (19/5).

Kedatangan Ahmad Mufti Salim beserta jajaran dalam rangka silaturahmi politik jelang Pilgub Lampung November mendatang.

Dalam kesempatannya, Ketua DPW Partai NasDem Lampung Herman HN berharap pertemuan pada hari ini bisa mencapai titik terang yakni berkoalisi di Pilgub Lampung mendatang.

Menurut Herman, hal tersebut sesuai arahan Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh bahwa akan selalu bersama dengan partai koalisi capres kemarin.

“Tinggal dibicarakan saja, mungkin tidak bisa sekali pertemuan saja, tinggal nanti dilihat dimana yang cocok dan bisa dilanjutkan,” kata Herman.

Sementara itu, Ketua PKS Lampung Ahmad Mufti Salim mengatakan akan melakukan silaturahmi ke parpol yang memiliki kursi di DPRD lampung. Secara kelembagaan DPW PKS Lampung tidak membuka penjaringan untuk bakal calon gubernur Lampung, maka langkah yang diambil PKS adalah melakukan komunikasi dengan semua parpol, terutama yang memiliki kursi di parlemen.

Komunikasi awal dengan partai koalisi saat mengusung capres, yaitu NasDem dan PKB, dan DPW Nasdem memberikan respon positif dengan langsung menjadwalkan agenda pertemuan hari ini.

“Selanjutnya PKS akan bersilaturahmi dengan PKB, Golkar dan semua parpol yang ada di parlemen. Pembicaraan dengan Nasdem menjadi pijakan pembicaraan dengan partai lain,” kata Mufti Salim.

Mufti melanjutkan, PKS tidak membuka penjaringan terbuka untuk pilkada gubernur Lampung. Sebagai gantinya PKS langsung bersilaturahmi melakukan komunikasi politik dengan parpol lain untuk penjajakan koalisi.

“Dengan perolehan tujuh kursi, PKS tidak akan memaksa, ada nama tiga nama kita sodorkan sebagai pilihan, ada Pak Muzzammil Yusuf, Pak Junaidi Auly dan Ahmad Mufti Salim, tapi sekali lagi tergantung komunikasi nanti dengan siapa cocoknya,” ujar Mufti.

Diketahui pada Pilpres lalu, Partai NasDem, PKS dan PKB membentuk koalisi nasional dengan nama koalisi perubahan dengan mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden RI. (LW)