Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Ni Ketut Dewi Nadi: Pancasila Harus Dihidupkan dari Rumah

Lampung Tengah (LW): Nilai Pancasila bukan sekadar slogan negara. Di tingkat paling dasar, dalam rumah dan keluarga, ia ditanam, dihidupkan, dan dipraktikkan.

Pesan itu ditegaskan Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Balai Kampung Subang Jaya, Kecamatan Bandar Surabaya, Minggu (26/10).

Mengangkat tema Peran Keluarga dalam Implementasi Pancasila di Kehidupan Sehari-hari, Dewi Nadi menegaskan keluarga adalah “madrasah pertama”, ruang utama pembentukan karakter kebangsaan. Apa yang dilakukan, dibiasakan, dan dicontohkan orang tua jauh lebih kuat pengaruhnya dibanding sekadar materi di buku pendidikan.

“Di rumahlah anak belajar hormat, toleran, jujur, bermusyawarah, tidak egois, gotong royong, serta mencintai bangsa. Kalau Pancasila mau hidup, ya hidupkan dari ruang makan, ruang tamu, dan lingkungan keluarga kita,” ujarnya.

Dewi menekankan, di tengah gempuran konten digital yang kerap mengikis adab dan identitas, keluarga adalah filter terakhir. Ia mengingatkan, mengajarkan Pancasila bukan berupa ceramah panjang, melainkan dipraktikkan dalam tindakan sederhana, saling menghormati perbedaan, tidak menyebar kebencian, membantu tetangga tanpa pamrih, menyelesaikan masalah dengan musyawarah, dan tidak meremehkan orang lain.

“Jika lingkungan keluarga rusak, jangan berharap negeri ini kuat. Negara besar berdiri di atas keluarga-keluarga yang berkarakter Pancasila,” tegasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Lampung ini berharap gerakan internalisasi Pancasila kembali dimulai dari inti terkecil bangsa, lingkungan dan keluarga, agar cinta tanah air dan wawasan kebangsaan tidak sekadar hafalan, melainkan menjadi napas hidup sehari-hari.

Dalam sosialisasi tersebut, hadir Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri sebagai narasumber. (LW)