Bandarlampung (LW): Momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan Anggota DPRD Provinsi Lampung, M Syukron Muchtar, untuk menyerukan penguatan nilai moral, kejujuran, dan kepedulian sosial sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Syukron menegaskan, Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa spiritual yang diperingati secara seremonial, melainkan mengandung pesan mendalam tentang disiplin, integritas, dan tanggung jawab, khususnya bagi para pemimpin dan penyelenggara negara.
“Isra Mi’raj mengajarkan nilai kejujuran, amanah, serta keteguhan dalam menjalankan tanggung jawab. Nilai-nilai ini sangat relevan dan mendesak untuk dihadirkan dalam kehidupan sosial dan pemerintahan hari ini,” ujar Syukron, Jumat (16/1/2026).
Ia menjelaskan, perintah salat yang diterima Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj menjadi simbol keseimbangan antara hubungan vertikal dengan Tuhan dan kepedulian horizontal terhadap sesama manusia. Nilai spiritual, kata dia, tidak boleh berhenti pada ritual, tetapi harus terwujud dalam sikap dan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Menurut Syukron, berbagai tantangan sosial seperti kemiskinan, ketimpangan, hingga krisis kepercayaan publik hanya bisa diatasi jika nilai-nilai keimanan diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang adil dan berintegritas.
“Peringatan Isra Mi’raj harus menjadi momentum refleksi bersama, bukan sekadar rutinitas tahunan. Ibadah sejati tercermin dalam keberanian menjaga kebenaran, keberpihakan kepada rakyat, dan komitmen menegakkan keadilan,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Syukron mengajak masyarakat Lampung menjadikan Isra Mi’raj sebagai perekat persatuan di tengah perbedaan serta sebagai energi moral dalam membangun daerah dan bangsa.
“Dengan semangat Isra Mi’raj, mari kita perkuat persaudaraan, kebersamaan, dan komitmen untuk mewujudkan Lampung Maju serta Indonesia Emas yang berkeadilan dan bermartabat,” pungkasnya. (*)











