Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Peringati Nuzulul Quran, DPD PDI Perjuangan Lampung Berbagi 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim

Bandarlampung (LW): Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui peringatan Nuzulul Quran, partai berlambang banteng itu membagikan ratusan paket takjil sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim, Jumat (6/3).

Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh kemuliaan yang harus diisi dengan rasa syukur serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia dan selalu dinanti-nantikan. Peringatan Nuzulul Quran ini menjadi momen yang baik bagi kita untuk selalu bersyukur atas apa yang telah kita terima, sekaligus meningkatkan rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial,” ujar Winarti.

 

Dalam kegiatan tersebut, DPD PDI Perjuangan Lampung membagikan sekitar 500 paket takjil kepada masyarakat yang tersebar di tiga titik berbeda di Kota Bandarlampung. Aksi berbagi dilakukan secara bertahap sejak siang hari sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Selain berbagi takjil, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebelum acara peringatan Nuzulul Quran dimulai.

Winarti menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang terus dijaga oleh PDI Perjuangan.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan. Berbagi takjil dan memberikan santunan kepada anak-anak menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat nilai kemanusiaan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Winarti juga menyampaikan rasa empati dan duka cita atas situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah. Ia berharap perdamaian segera terwujud agar penderitaan masyarakat sipil tidak semakin meluas.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi di Timur Tengah. Perang hanya akan menimbulkan kerugian bagi banyak pihak, bukan hanya di wilayah konflik tetapi juga berdampak secara global,” ujarnya.

Menurutnya, dunia harus terus mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan musyawarah demi menjaga perdamaian serta menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.

“Kita semua tentu berharap situasi segera membaik. Perdamaian harus dijaga bersama karena dampak konflik bisa dirasakan hingga ke berbagai negara,” tegas Winarti. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *