Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Prokes Jangan Kendor!

Bandarlampung (LW): Anggota DPRD Lampung dapil Bandarlampung Budiman AS terus mengingatkan kepada masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan meski diyakininya pandemi akan segera berakhir.

Hal ini disampaikan Budiman saat menggelar sosialisasi peraturan daerah nomor 3 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kelurahan Sumber Agung, Sabtu (27/8).

“Sudah tiga tahun kita hidup di tengah pandemi dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang kita terapkan sehari-hari seperti memakai masker dan menjaga jarak. InsyaAllah dengan kedisiplinan kita dalam menerapkan prokes, pandemi akan segera berakhir,” ucap Budiman.

Menurutnya, penegasan yang diutarakan merupakan langkah positif dari dirinya, agar seluruh masyarakat Lampung dan Bandar Lampung khususnya, terhindar dari wabah yang sedang mendunia. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk taati peraturan yang ada.

“Saya yakin, dengan kita taat Prokes. Penularan wabah Covid bisa diminimalisir, tentunya jaga kesehatan dan jaga pola makan di lingkungan keluarga kita sendiri,” ucapnya.

Ditambahkan Sekretaris DPC Demokrat Bandarlampung Hendra Mukti selaku narasumber, peraturan adaptasi kebiasaan baru yang dibuat oleh pemerintah menjadi salah satu pandangan untuk dapat melakukan aktifitas di tengah pandemi covid-19.

“Dengan adanya peraturan tersebut yang tertuang di perda nomor 3 tahun 2020, bisa menjadi pedoman atau payung hukum untuk masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari ditengah pandemi covid-19,” ucap Hendra Mukti anggota DPRD Kota Bandarlampung yang menjadi narasumber di kegiatan tersebut.

dr Lusi yang juga menjadi narasumber di kegiatan sosialisasi peraturan daerah provinsi Lampung mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan berupa 5 M.

“Kita harus sama-sama saling mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan berupa 5 M yakni memakai masker,menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” tuturnya. (LW)