
Bandarlampung (LW): Pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) PT. Hutama Karya menjamin bakal meningkatkan kualitas pelayanan guna, para pengendara dapat merasakan aman dan nyaman.
“Ya, kami akan menjamin untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam hal pelayanan untuk pengendara, agar bisa merasakan aman dan nyaman saat melintas di JTTS,” ujar Humas Tol TBPPKA, Pamungkas, Selasa (2/8).
Dia menjelaskan, beberapa waktu lalu terjadi insiden seekor kerbau warga sekitar masuk ke dalam ruas jalan tol, lantaran tali pengikat hewan terputus.
Sialnya, saat kerbau itu masuk ke ruas jalan tol Fikri (Pengendara tol) melintas, sehingga tumburan tidak bisa dihindari.
Setelah mendengar informasi ini, pengelola JTTS PT. Hutama Karya, langsung bergerak mendatangi Fikri dan mendengar kejadian yang sebenarnya.
“Alhamdulillah, kami sudah mendatangi korban (Fikri) dan kehadiran kami disambut secara harmonis untuk mencari jalan keluar,” kata dia.
Akibat tumburan itu, bumper depan bagian mobil Fikri rusak dan pengelola JTTS menjamin untuk membiayai perbaikan kendaraan itu.
Sementara, Firki mengaku bersedia berdamai dan akan mencabut laporan yang sempat dia buat ke pihak APH, setelah melihat tidak baik dari pengelola JTTS.
“Ya, Alhamdulilah tadi sekitar pukul 11.00 wib saya sudah dihubungi oleh terlapor yang mana itu di maksud adalah pihak dari pengelola tol trans-sumatra dan mengajak saya untuk melakukan mediasi ulang untuk mencapai kesepakatan yang baik,” ungkapnya.
Singkatnya, pertemuan itu menyimpulkan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan pengelola JTTS bertanggung jawab dan siap membiayai kerugian pengendara berupa kerusakan bumper mobil bagian depan. (*/LW)











