Bandarlampung (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Gerindra, Andika Wibawa SR, menyerap aspirasi dan keluhan warga di Kelurahan Kaliawi, Senin (17/11). Kehadiran Aleg Dapil Bandarlampung itu disambut langsung oleh Lurah Mashuri dan warga yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Dalam sambutannya, Andika menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung, sekaligus menjelaskan perannya di Komisi V yang membidangi sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial. “Alhamdulillah saya dapat bertemu dengan bapak-ibu sekalian. Sebagai anggota DPRD, tugas kami adalah menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian disampaikan kepada Bapak Gubernur maupun Wali Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Keluhan pertama datang dari Ustadz Fajar, yang menyoroti kondisi Jalan Gang Senen yang rusak parah dan sering tergenang air saat hujan. “Jalan Gang Senen ini rusak, mohon bantuannya agar bisa diperbaiki supaya kembali mulus. Saat hujan, air menggenang dan menyulitkan warga,” ungkapnya. Menanggapi hal itu, Andika memastikan bahwa usulan perbaikan sudah disampaikan kepada pihak terkait. “Jalan depan sudah diusulkan ya, Bu. Alhamdulillah, mudah-mudahan doa kita semua didengar dan segera terealisasi,” jawabnya.
Aspirasi berikutnya disampaikan oleh Tamami, yang mengungkapkan kondisi ekonomi warga Gang Senen yang sebagian besar tergolong tidak mampu. Ia mempertanyakan ke mana warga harus mengadu jika membutuhkan bantuan mendesak seperti air mineral atau kain putih untuk keperluan sosial. Tamami juga menyebut adanya “Perkumpulan Silaturahmi Tanpa Batas” yang selama ini aktif membantu masyarakat sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Andika menegaskan komitmennya untuk hadir dalam kebutuhan warga, terutama yang bersifat kemanusiaan. “Insyaallah kalau memang untuk keperluan warga, saya siap bantu. Tinggal hubungi saya kalau membutuhkan air mineral atau kain putih. Mobil ambulans saya juga bisa dipakai untuk kepentingan warga,” tegasnya.
Usai sesi dialog dan penyampaian aspirasi, Andika membuat suasana semakin hangat dengan mentraktir warga menikmati seblak bersama. Puluhan warga, terutama ibu-ibu, antusias menikmati jajanan pedas tersebut. Tawa pecah ketika beberapa bapak-bapak tampak kepedasan, membuat atmosfer reses yang tadinya formal berubah menjadi lebih akrab dan penuh canda.
Momen makan seblak bersama itu menjadi penutup yang manis bagi warga Kaliawi. “Aspirasi tersampaikan, makan pun bareng. Senang sekali bisa kumpul begini,” ujar salah satu warga sambil tersenyum.
Reses ditutup dengan foto bersama, dan warga berharap seluruh aspirasi yang mereka sampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi perbaikan lingkungan dan kesejahteraan bersama. (LW)











