Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Sawah Terendam, Lesty Desak Perbaikan Tanggul Way Galih

Lampung Selatan (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (7/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung dampak banjir terhadap permukiman warga serta lahan pertanian yang terendam.

Dalam peninjauan tersebut, Lesty menemukan bahwa banjir tidak hanya merendam rumah warga di beberapa RT dalam satu dusun, tetapi juga menggenangi ratusan hektare lahan persawahan yang sebagian besar sudah memasuki masa panen.

“Banjir ini terjadi akibat jebolnya tanggul Air Way Galih. Dampaknya cukup besar, tidak hanya rumah warga yang terendam, tetapi juga ratusan hektare sawah yang sebenarnya sudah siap panen,” ujar Lesty di lokasi.

Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Provinsi Lampung itu menyebut kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gagal panen massal bagi para petani di Desa Kertosari. Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi perekonomian masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Lampung tersebut, tanggul Way Galih yang jebol berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung. Karena itu, ia berkomitmen segera menyampaikan hasil temuan di lapangan kepada instansi terkait agar segera dilakukan penanganan.

“Kondisi ini akan segera kami laporkan dan koordinasikan dengan BBWS agar dilakukan tindakan darurat maupun perbaikan permanen terhadap tanggul yang jebol. Penanganan harus segera dilakukan agar luapan air tidak kembali merusak permukiman dan lahan pertanian warga,” tegasnya.

Selain itu, Lesty juga meminta pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk tetap siaga dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir terpenuhi selama masa pemulihan.

Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta instansi vertikal seperti BBWS agar persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut dapat ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *