“Kau tidak tau, aku tidak akan ada disini sekarang jika ibu dan nenek tidak menolongku waktu itu, pamanku hanya ingin melenyapkanku ketika aku masih kecil, tidak perlu mempertanyakan apa yang nenek lakukan.” Kanha kemudian membawa Surbhi ke tempat nenek Anjum, mereka bertengkar didalam perjalanan.
Nenek anjum sangat senang melihat kedatangan Kanha. Kanha berkata kepada nenek Anjum , “Aku ingin menunjukkan pada istriku apa yang nenek (Damini) sudah lakukan”,”Damini tidak datang atau menelfonku dalam minggu ini. Apa dia baik2 saja? ” tanya nenek Anjum.
Kanha menjawab, “Ya nek, nenekku baik-baik saja”, Nenek Anjum membawakan makanan untuk Kanha & Surbhi, Nenek Anjum memberitahu Surbhi, “Kemiskinan di kampung ini sudah mulai berkurang berkat rahmat dewa dan kerja keras Damini. Tidak ada lagi wanita yang bekerja menjadi seorang pelayan di rumah orang lain.
Semuanya mendapat pekerjaan di pabrik milik Damini. Damini memulai usahanya hanya dengan 5000 Rupee dan lihat lah sekarang apa yang dihasilkan dari uang 5000 Rupee tersebut. Setiap bulan kita menghasilkan ratusan ribu Rupee”. Kanha melihat reaksi Surbhi.
Kanha dan Surbhi pamit pulang, Kanha berkata kepada Surbhi,”Sekarang kau sudah tau apa yang telah dilakukan oleh nenek? Memang benar dulunya dia adalah seorang pelayan, tapi pelayan itu sudah menjadi pengusaha wanita yang sukses sekarang! Kau fikir selama ini nenek menumpang hidup dengan kita? Nenek sangat mandiri, dia hanya meminjam uang 5000 Rupee dariku dan membuat bisnis barunya berkembang pesat. Setelah itu dia tidak pernah meminjam sepersen pun dariku. Dia memenuhi kebutuhan hidupnya dan Meethi seorang diri. Uang 50000 Rupee yang dikirimnya ke Tuan Takhur adalah hasil kerja kerasnya sendiri!”
Di dapur, Amla mengeluh kepada Chanda tentang sikap Veer, “Dulu kau bilang kalau istri pertamanya ada didalam penjara, di penjara mana dia berada sekarang? ” tanya Amla,”Aku tidak tau” jawab Chanda. Gunvanti datang dari belakang,
Nenek anjum sangat senang melihat kedatangan Kanha. Kanha berkata kepada nenek Anjum , “Aku ingin menunjukkan pada istriku apa yang nenek (Damini) sudah lakukan”,”Damini tidak datang atau menelfonku dalam minggu ini. Apa dia baik2 saja? ” tanya nenek Anjum.
Kanha menjawab, “Ya nek, nenekku baik-baik saja”, Nenek Anjum membawakan makanan untuk Kanha & Surbhi, Nenek Anjum memberitahu Surbhi, “Kemiskinan di kampung ini sudah mulai berkurang berkat rahmat dewa dan kerja keras Damini. Tidak ada lagi wanita yang bekerja menjadi seorang pelayan di rumah orang lain.
Semuanya mendapat pekerjaan di pabrik milik Damini. Damini memulai usahanya hanya dengan 5000 Rupee dan lihat lah sekarang apa yang dihasilkan dari uang 5000 Rupee tersebut. Setiap bulan kita menghasilkan ratusan ribu Rupee”. Kanha melihat reaksi Surbhi.
Kanha dan Surbhi pamit pulang, Kanha berkata kepada Surbhi,”Sekarang kau sudah tau apa yang telah dilakukan oleh nenek? Memang benar dulunya dia adalah seorang pelayan, tapi pelayan itu sudah menjadi pengusaha wanita yang sukses sekarang! Kau fikir selama ini nenek menumpang hidup dengan kita? Nenek sangat mandiri, dia hanya meminjam uang 5000 Rupee dariku dan membuat bisnis barunya berkembang pesat. Setelah itu dia tidak pernah meminjam sepersen pun dariku. Dia memenuhi kebutuhan hidupnya dan Meethi seorang diri. Uang 50000 Rupee yang dikirimnya ke Tuan Takhur adalah hasil kerja kerasnya sendiri!”
Di dapur, Amla mengeluh kepada Chanda tentang sikap Veer, “Dulu kau bilang kalau istri pertamanya ada didalam penjara, di penjara mana dia berada sekarang? ” tanya Amla,”Aku tidak tau” jawab Chanda. Gunvanti datang dari belakang,











