
Malvika masuk kedalam kamar Kajri saat Meethi sedang mendandani Kajri. Malvika mengatakan bahwa Ekadish meminta Meethi segera turun kebawah karena pak pendeta sdh dtg. Meethi pun meninggalkan Malvika & Kajri berdua saja.
Malvika : Kau sangat beruntung. Di masyarakat kami, kehidupan janda sangat sulit, tapi kau mendapat kesempatan ke-2. Saat Ambika datang & memberikan berkas perceraian itu, kurasa Sankrant benar-benar sudah terpengaruh. Bagaimana menurutmu?
Kajri : Aku sdh tau itu. Dia sangat baik hati, dia tidak bisa melihat orang lain terluka. Meethi memberitahuku kalau semuanya akan baik-baik saja, tidak ada seorangpun yang memaksanya. Dia menyetujui pernikahan ini atas kemauannya sendiri.
Malvika : Bagus kalau kau merasa begitu, aku berfikir utk tidak mengatakan kenyataan pahit hari ini.
Didlm kamarnya, Sankrant berniat mengirim pesan singkat permintaan maaf kepada Ambika, “kumohon tolong maafkan aku utk malam itu. Itu adlh sebuah kesalahan”. Sebelum Sankrant sempat mengirimnya, Akash masuk kedlm. Sankrant melempar ponselnya keatas tempat tidur. Akash menawarkan diri utk memasangkan sorban Sankrant.
Kajri merasa penasaran dengan ucapan Malvika.
Kajri : Tolong selesaikan apa yang sdh kau mulai.
Malvika : Baiklah, aku akan mengatakan segalanya padamu. Aku & Ambika sebenarnya tinggal di lokasi yang sama. Saat dia datang kemari, aku langsung mengenalinya. Aku tidak tau kalau dulunya dia adlh menantu di rumah ini. Tapi saat aku melihat Ambika & Sankrant berdiri saling berhadapan, aku teringat sesuatu. Aku pernah melihat seorang pria masuk ke rumah Ambika mlm itu. Pria itu adlh Sankrant.
Kajri shock mendengarnya.
Malvika : Dia berada di rumah Ambika dlm waktu yang lama. Entah apa yang mereka lakukan didlm, lampunya mati, pintunya tertutup.
Tubuh Kajri menggigil mendengarnya.
Malvika : Kita tidak bisa menyangkal apa yang terjadi antara pria & wanita dimlm hari, dibalik pintu yang tertutup. Tapi skrg mereka sdh bercerai. Lupakan saja ttg Ambika. Kau akan segera menikah dengan Sankrant.
Kajri : Kau sdh memberitahu banyak hal padaku. Bisakah kau melakukan 1 kebaikan lagi utkku?
Sankrant turun kebawah bersama Akash. Ponselnya masih diatas kasur dengan pesan singkat yang menunggu utk dikirim.











