
Upacara pernikahan Sankrant & Kajri dimulai. Sankrant sdh duduk di altar, Malvika memberi kode kepada Kajri kalau permintaan Kajri sudah dilaksanakan. Meethi mengantar Kajri berjalan ke altar pernikahan.
Meethi mengikatkan sorban Sankrant & elendang Kajri. Mereka berdua tampak sama-sama gelisah memikirkan sesuatu. Butuh waktu yang cukup lama sebelum Sankrant memasangkan kalung bunga kepada Kajri. Begitupula dengan Kajri, Kajri terdiam sambil memegang kalung bunga utk Sankrant.
Kajri : Tdk, adik ipar.
Semua org shock mendengarnya.
Meethi : Semuanya akan baik-baik saja setelah pernikahan ini kakak ipar.
Kajri : Kau tidak mengerti masalah yang sebenarnya. Aku tidak ingin menghina kalian semua, tapi aku rasa aku sudah mengambil langkah yang salah. Sankrant, apa kau masih mencintai istri pertamamu? Aku harap kau tidak berbohong padaku.
Sankrant : Tdk. Tdk!!
Ambika : Dia berbohong.
Semua orang shock melihat kehadiran Ambika. Ambika : Aku datang kemari utk mendengar & mengatakan kebenaran. Aku menginginkan jawabanku hari ini. Sankrant, kau mencintaiku atau tdk?
Meethi berjalan mendekati Ambika.
Meethi : Kami sdh mencurigaimu dari awal. Mana mungkin wanita sepertimu mau bercerai dengan mudah & pergi dari rumah kami. Kau sudah menunjukkan wajah aslimu lagi hari ini. Knp kau datang kemari?
Ambika mengabaikan Meethi & berjalan mendekati altar.
Ambika : Aku ingin jawaban. Apa kau mencintaiku?
Sankrant : Apa gunanya menanyakan pertanyaan ini skrg?
Ambika : Tatap mataku. Sankrant membuang muka & Ambika menamparnya.
Meethi : Ambika!
Ambika : Aku siap mendapat hukuman tapi apa yang bisa dilakukan wanita yang tak berdaya selain merasa terluka?
Ambika meminta Meethi balas menamparnya.
Ambika : Hukum aku!Tapi apa kesalahanku? Kumohon katakan yang sebenarnya, Sankrant!
Ambika berlutut dikaki Sankrant.
Ambika : Aku tau kau tidak akan mau mengakui kalau kau mencintaiku, tapi kenapa kau datang ke rumahku malam itu dan menghabiskan sepanjang malam denganku? Apa hak mu melakukan itu terhadapku? Seseorang, tolong tanyakan pada pecundang ini, apa yang dia lakukan malam itu di rumahku.
Meethi : Sankrant tidak mungkin melakukannya.
Sankrant : Cukup kakak ipar, aku memang melakukan kesalahan itu. Ambika tidak berbohong.











