
Meethi membawa Ambika menemui Mukhta.
Mukhta : Ada apa ini Meethi?
Meethi : Mukhta, ayahmu mencari bibi Malvika ke Dubai, tapi sebenarnya dia ada di kota ini. Bibi Mauli adlh bibi Malvika.
Nenek : Demi dewa. Mungkin ini hanya drama buatan Ambika.
Meethi : Tdk nek. Ambika mengatakan yang sebenarnya. Dia sdh menyesali perbuatannya. Aku ingin agar Mukhta memaafkan Ambika. Aku tau akan sangat sulit bagi Mukhta utk menerima Ambika sebagai kakak tirinya dan Bibi Malvika sebagai ibu tirinya.
Mukhta : Aku tidak ingin punya kakak tiri ataupun ibu tiri.
Nenek : Kurasa Ambika hanya menginginkan harta kekayaan Raghuvendra.
Ambika : Aku tidak akan mengambil apapun. Semua yang dimiliki Mukhta hanya akan jadi miliknya. Aku sdh melakukan byk kesalahan. Kebaikan Meethi sdh merubahku.
Nenek : Meethi, kau sudah terlalu sering disakiti olehnya. Jgn percaya lagi dengannya.
Meethi : Sebuah hubungan dibangun oleh kepercayaan. Kita tidak bisa merubah masa lalu. Paman Rathore memiliki masa lalu, begitu juga dengan Ambika.
Mukhta : Kau bisa mengatakan semua itu? Ayahku menghabiskan hidupnya dengan berfikir bahwa dia tidak bisa menyelamatkan istri pertamanya & disini bibi Malvika malah sibuk menentang kita. Org-Org ini adlh penipu, kau tau itu. Ayahku masih mencarinya keliling dunia.
Nenek : Jgn pernah mempercayainya lagi.
Meethi : Jgn bicara seperti itu nek. Semua orang pernah melakukan kesalahan. Beritahu aku siapa orang yang tidak pernah melakukan kesalahan dlm hidupnya. Nenek juga pernah melakukan kesalahan, nenek selalu membicarakan masalah barang bekas dan meracuni hidup kami.
Meethi : Mukhta, dulu kita juga pernah berkelahi. Kita pernah bermusuhan tapi skrg semuanya telah berubah. Kita saling menyayangi hingga tidak bisa jauh satu sama lain dan yang terbaik adlh, kita kembali berteman. Skrg giliran Ambika.
Meethi : Dia sdh minta maaf kepada semua org. Dia sudah menyesali kesalahannya. Dia minta diberi 1 kesempatan. Kita sudah melihat kasih sayang didalam hati paman Rathore utk Ambika. Bisakah kita menerimanya demi paman Rathore? Bayangkan betapa bahagianya dia jika kau menerima Ambika sebagai kakakmu.
Mukhta : Apa yang kau inginkan dariku? Ayah juga memintaku utk menerima Ambika. Aku tidak bisa melakukannya. Aku tidak bisa menerima kakak tiri atau siapapun, terutama Ambika!
Mukhta meninggalkan mereka.
Mukhta : Ada apa ini Meethi?
Meethi : Mukhta, ayahmu mencari bibi Malvika ke Dubai, tapi sebenarnya dia ada di kota ini. Bibi Mauli adlh bibi Malvika.
Nenek : Demi dewa. Mungkin ini hanya drama buatan Ambika.
Meethi : Tdk nek. Ambika mengatakan yang sebenarnya. Dia sdh menyesali perbuatannya. Aku ingin agar Mukhta memaafkan Ambika. Aku tau akan sangat sulit bagi Mukhta utk menerima Ambika sebagai kakak tirinya dan Bibi Malvika sebagai ibu tirinya.
Mukhta : Aku tidak ingin punya kakak tiri ataupun ibu tiri.
Nenek : Kurasa Ambika hanya menginginkan harta kekayaan Raghuvendra.
Ambika : Aku tidak akan mengambil apapun. Semua yang dimiliki Mukhta hanya akan jadi miliknya. Aku sdh melakukan byk kesalahan. Kebaikan Meethi sdh merubahku.
Nenek : Meethi, kau sudah terlalu sering disakiti olehnya. Jgn percaya lagi dengannya.
Meethi : Sebuah hubungan dibangun oleh kepercayaan. Kita tidak bisa merubah masa lalu. Paman Rathore memiliki masa lalu, begitu juga dengan Ambika.
Mukhta : Kau bisa mengatakan semua itu? Ayahku menghabiskan hidupnya dengan berfikir bahwa dia tidak bisa menyelamatkan istri pertamanya & disini bibi Malvika malah sibuk menentang kita. Org-Org ini adlh penipu, kau tau itu. Ayahku masih mencarinya keliling dunia.
Nenek : Jgn pernah mempercayainya lagi.
Meethi : Jgn bicara seperti itu nek. Semua orang pernah melakukan kesalahan. Beritahu aku siapa orang yang tidak pernah melakukan kesalahan dlm hidupnya. Nenek juga pernah melakukan kesalahan, nenek selalu membicarakan masalah barang bekas dan meracuni hidup kami.
Meethi : Mukhta, dulu kita juga pernah berkelahi. Kita pernah bermusuhan tapi skrg semuanya telah berubah. Kita saling menyayangi hingga tidak bisa jauh satu sama lain dan yang terbaik adlh, kita kembali berteman. Skrg giliran Ambika.
Meethi : Dia sdh minta maaf kepada semua org. Dia sudah menyesali kesalahannya. Dia minta diberi 1 kesempatan. Kita sudah melihat kasih sayang didalam hati paman Rathore utk Ambika. Bisakah kita menerimanya demi paman Rathore? Bayangkan betapa bahagianya dia jika kau menerima Ambika sebagai kakakmu.
Mukhta : Apa yang kau inginkan dariku? Ayah juga memintaku utk menerima Ambika. Aku tidak bisa melakukannya. Aku tidak bisa menerima kakak tiri atau siapapun, terutama Ambika!
Mukhta meninggalkan mereka.
3/4











