
Rani bermain dengan Manav sementara Vishnu dan Akash sedang membicarakan masalah Nandini.
Vishnu : Nandini sudah pergi dari rumah ini tapi Khana masih jadi masalah bagi kita. Sampai kita menemukan bukti untuk melawannya, dia masih menjadi ancaman bagi kita.
Akash : Aku tidak mengerti apa penyebabnya. Aku tau Nandini dan Khana pernah saling kenal tapi selebihnya kita tidak tau apapun. Bagaimana cara mencari tau?
Vishnu : Khana pasti menerima Nandini kembali dengan 1 alasan. Kurasa Nandini punya bukti, kelemahan Khana! Kita harus segera mencari tau.
Akash : Benar. Tapi bagaimana cara mencari tau alasannya?
Vishnu : Seandainya kita bisa menemukan flashdisk itu. Kita harus menemukannya agar Khana segera ditangkap.
Rani mendengar pembicaraan mereka.
Rani : Flashdisk?
Rani teringat saat ia bertabrakan dengan Nandini.
Rani : Lipistik!
Akash : Ada apa nak?
Rani meminta Akash memegang Manav sebentar, ia berlari keatas.
Akash : Manav sangat mirip denganmu Vishnu.
Vishnu : Dia lebih mirip dengan Mukhta.
Rani turun kebawah dan menyerahkan flashdisk yang berbentuk lipstick tersebut kepada Vishnu & Akash.
Vishnu : Apa aku harus memakai lipstick sekarang?
Rani : Tidak. Ibu Meethi menyembunyikan sebuah flashdisk didalamnya.
Akash & Vishnu terkejut.
Rani : Aku memberikannya pada Chameli, dia sudah melihat foto didalamnya menggunakan laptop.
Akash : Tolong pegang Manav.
Akash melepas penutup lipstick dan menemukan flashdisk didalamnya, ia langsung mengeluarkan laptop lalu memasang flashdisk tersebut. Akash dan Vishnu sama-sama melihat video Aslam Khan yang membongkar kasus kejahatan Khana yaitu pembunuhan adik perempuan dan seluruh keluarganya.
Vishnu : Rani sudah menemukan jalan keluar dari masalah kita. Kita harus segera membawa bukti ini ke kantor polisi.
Akash : Ayo!
Akash dan Vishnu pergi ke kantor polisi.
Vishnu : Nandini sudah pergi dari rumah ini tapi Khana masih jadi masalah bagi kita. Sampai kita menemukan bukti untuk melawannya, dia masih menjadi ancaman bagi kita.
Akash : Aku tidak mengerti apa penyebabnya. Aku tau Nandini dan Khana pernah saling kenal tapi selebihnya kita tidak tau apapun. Bagaimana cara mencari tau?
Vishnu : Khana pasti menerima Nandini kembali dengan 1 alasan. Kurasa Nandini punya bukti, kelemahan Khana! Kita harus segera mencari tau.
Akash : Benar. Tapi bagaimana cara mencari tau alasannya?
Vishnu : Seandainya kita bisa menemukan flashdisk itu. Kita harus menemukannya agar Khana segera ditangkap.
Rani mendengar pembicaraan mereka.
Rani : Flashdisk?
Rani teringat saat ia bertabrakan dengan Nandini.
Rani : Lipistik!
Akash : Ada apa nak?
Rani meminta Akash memegang Manav sebentar, ia berlari keatas.
Akash : Manav sangat mirip denganmu Vishnu.
Vishnu : Dia lebih mirip dengan Mukhta.
Rani turun kebawah dan menyerahkan flashdisk yang berbentuk lipstick tersebut kepada Vishnu & Akash.
Vishnu : Apa aku harus memakai lipstick sekarang?
Rani : Tidak. Ibu Meethi menyembunyikan sebuah flashdisk didalamnya.
Akash & Vishnu terkejut.
Rani : Aku memberikannya pada Chameli, dia sudah melihat foto didalamnya menggunakan laptop.
Akash : Tolong pegang Manav.
Akash melepas penutup lipstick dan menemukan flashdisk didalamnya, ia langsung mengeluarkan laptop lalu memasang flashdisk tersebut. Akash dan Vishnu sama-sama melihat video Aslam Khan yang membongkar kasus kejahatan Khana yaitu pembunuhan adik perempuan dan seluruh keluarganya.
Vishnu : Rani sudah menemukan jalan keluar dari masalah kita. Kita harus segera membawa bukti ini ke kantor polisi.
Akash : Ayo!
Akash dan Vishnu pergi ke kantor polisi.
Demikianlah Sinopsis Uttaran Hari Jumat 16 September 2016. Simak Terus Kelanjutanya hanya di Lampungway.com.
Jangan Lupa Like Fanspage Uttaran disini ya? Semua Uttaran Lover Ngumpul disitu Lho..
4/4











