Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Sinopsis Uttaran Hari ini, Kamis 11 Agustus 2016 : Episode 376

Sinopsis-Uttaran-Episode-376-a2
Meethi terkejut melihat Damini membenturkan kepalanya didepan altar kuil, ia kemudian menelfon Tuan Takhur.
Meethi : Cepat pulang bersama nenek Divya kek, nenekku terluka parah.
Tuan Takhur, Divya & nenek buyut kembali ke rumah. Mereka melihat kepala Damini diperban.
Tuan Takhur : Lelucon apa ini?
Meethi : Aku ingin lihat, apakah kakek hanya meninggalkan rumah ini atau memutuskan hubungan dengan kami juga.
Divya : Apa kau ingin menilai kami dan hubungan diantara kita? Dengan cara berbohong pula.
Meethi : Tdk nek. Aku hanya ingin lihat apakah ada org yang mau melihat keadaan nenekku setelah mendengar kalau dia terluka.
Tuan Takhur : Aku tidak punya masalah dengan Damini.
Meethi : Lalu knp kakek meninggalkan rumah ini? Hubungan antara dua keluarga ini sudah terjalin sejak lama. Ini adalah hubungan antara 2 generasi. Jgn menghancurkannya dengan mudah. Kau blg manusia bisa melakukan kesalahan. Kami juga manusia, kau harusnya memaafkan kami. Kesalahan diantara kalian bisa mempengaruhi generasi dimasa depan. Keretakan akan tercipta diantara kami.
Tuan Takhur : Percayalah, aku tidak ingin menciptakan keretakan dlm hubungan apapun. Aku tidak mengeluh pada siapapun. Damini mengatakannya tanpa disengaja.
Nenek : Org besar memberi donasi tapi tidak membicarakannya, tapi org kecil tidak akan pernah lupa perbuatan kecil yang mereka lakukan dlm hidupnya. Inilah perbedaan antara memberikan miliknya & hidup didalamnya.
Meethi : Saat kau memberikan sesuatu kepada org terdekatmu, itu tidak bisa disebut pemberian! Kau bisa menyebutnya pemberian jika kau memberikan baju baru ataupun perhiasan kepada seseorang tanpa kasih sayang.
Nenek : Nenekmu harusnya merasa malu, dia yang selama ini hidup dari pemberian kami.
Meethi : pemberian , pemberian , pemberian ! Sampai kapan kau ingin menciptakan keretakan menggunakan 1 kata itu? Sdh cukup nek!
Meethi berlutut dihadapan Tuan Takhur.