
Nenek buyut datang sendirian ke rumah sakit membawa berkas-kas yang sudah ditandatangani Mukhta.
Dokter : Istrinya pasien sdh menandatangani formulirnya. Aku tidak menyangka dia akan menyetujuinya.
Nenek : Mukhta sdh cukup dewasa utk berfikir secara logika. Lebih baik kita membebaskan Vishnu dari penderitaan ini. Mukhta sudah membaca berkas-kas ini dengan teliti & menandatanganinya dengan kesadaran penuh.
Dokter memerintahkan suster utk melepas semua alat bantu yang ada ditubuh Vishnu & memindahkannya ke ruangan lain.
Mukhta menyadari jam tangannya mati.
Mukhta : Apa nyawa Vishnu sedang dlm bahaya? Selama jantung Vishnu masih berdetak, jam tangan ini akan terus bergerak.
Mukhta panik setelah jam tangannya mati 2 kali, ia bergegas kembali ke rumah sakit bersama Tapasya & Mr. rathore. Mereka tidak menemukan Vishnu di kamarnya.
Mukhta : Vishnu!Sudah kubilang, pasti ada yang tidak beres!
Mereka berlari ke sebuah kamar setelah suster memberi info.
Mr. rathore : apa-apa’an ini? Kenapa kau melepaskan semua alat bantu ditubuh Vishnu? Cepat pindahkan Vishnu ke ruang ICU skrg juga!
Mukhta : Atas izin siapa kau memindahkan Vishnu ke ruangan ini? !











