
Mukhta terkejut melihat polisi penjaga di rumahnya.
Mukhta : Vishnu? Kenapa kau memberitahu polisi? Apa kau tidak mencemaskan Manav?
Vishnu : Lebih baik berada dibawah pengawalan polisi sekarang.
Nenek : Mungkinkah 2 orang polisi penjaga ini bisa bertarung melawan 8-10 penjahat?
Vishnu : Aku sudah menemui Akash. Dia yang menyarankan agar aku melaporkannya pada polisi.
Nenek : Rani aman di rumah besar itu sementara Manav hanya dilindungi oleh 2 orang polisi penjaga.
Vishnu : Kalau begitu beritahu apa yang harus kami lakukan.
Nenek : Lawan Akash dan Meethi. Dewa pun tau sihir apa yang sudah mereka berikan kepada kalian berdua. Kalian ingin mengorbankan putra kalian demi mereka? Sebenarnya kau sudah mengundang bahaya dengan menelfon polisi. Mukhta, ikut denganku ke rumah Takhur! Kau akan lebih aman berada disana.
Polisi : Kami akan memanggil lebih banyak polisi kalau ada bahaya. Kami akan menjaga didepan pintu rumahmu sepanjang malam. Kalian tidak akan mendapat masalah selama kami ada disini.
Mukhta sedikit tenang mendengarnya.
Vishnu : Mukhta tidak akan pergi kemanapun. Para penjahat itu juga bisa datang kesana. Kami akan tinggal disini. Aku yakin para penjahat itu tidak akan berani masuk kedalam rumah kita saat mereka melihat ada polisi disini.
Nenek : Akash dan Meethi tidak akan menyesal jika sesuatu terjadi pada Manav karena Manav adalah anak kalian!
Nenek pergi meninggalkan mereka.
Meethi tidak melihat Rani didalam kamar, ia mulai panik mencari Rani mengingat Mukhta baru saja membicarakan para penjahat yang sedang mengincar Rani.
Rani : Kakak putih?
Rani sudah mempersenjatai dirinya dengan alat-alat dapur, Meethi meyakinkan Rani kalau dia akan baik-baik saja. Rani sedikit tenang, Meethi menyembunyikan kekhawatirannya dan memeluk Rani.
Demikianlah Sinopsis Uttaran hari Minggu 21 Agustus 2016. Simak terus Kelanjutanya hanya di Lampungway.com
Jangan Lupa Like Facebook Uttaran disini ya :
Semua Uttaran Lovers ngumpulnya disitu Lho .. !











