
Mr. rathore kemudian berkunjung ke kantor Akash, Akash terlihat sedang sibuk.
Mr. rathore : Pekerjaan apa yang membuatmu tidak punya waktu, Akash? Boleh aku masuk?
Akash : Tuan Rathore? Silahkan masuk.
Akash kemudian memesankan kopi untuk Mr. rathore.
Mr. rathore : Semua orang di rumah baik-baik saja?
Akash : Semua orang bahagia.
Mr. rathore : Apa hubungan ibumu dan Meethi baik-baik saja?
Akash : Aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi pada Meethi.
Mr. rathore : Aku percaya padamu. Sankrant sudah menikah bukan? Aku tidak sempat bertemu istrinya. Siapa namanya?
Akash : Ambika.
Mr. rathore : Saat aku datang ke pernikahanmu, aku seperti melihat film dimana ada 2 pernikahan dalam 1 altar. Aku tidak ada kesempatan untuk bicara pada kalian saat itu. Bagaimana bisa pernikahan itu terjadi? Kalian sudah saling mengenal sebelumnya?
Akash : Kau tau seperti apa ibuku. Ketika dia menerima lamaran ayahnya Ambika, dia memaksaku untuk menikahi Ambika. Dia adalah putrinya inspektur Chaubey. Ibunya meninggal dunia ketika dia masih kecil. Hanya itu yang aku tau.
Mr. rathore bicara dalam hati, “Kenapa Chaubey masih berbohong pada semua orang bahkan setelah pernikahan itu berlangsung? Aku akan mencari kebenaran dibalik kebohongannya”. Akash : Aku sangat bahagia karena sekarang semuanya baik-baik saja.
Akash akhirnya sadar kalau fikiran Mr. rathore ada ditempat lain.
Akash : Tuan Rathore?
Mr. rathore minta maaf dan pergi meninggalkan Akash.











