
Akash tak berdaya melihat bom dipasang ketubuh Meethi. Sementara itu di India, Sankrant membawa patung dewa Ganpati ke rumah Bundela dan Vishnu juga membawa patung dewa Ganpati ke rumahnya untuk merayakan perayaan Ganpati bersama para supir taksi.
Asgar sedang mempersiapkan penyamarannya, anak buahnya memberitahu kalau bom sudah siap dan menunjukkan tombol pengendalinya, “Ketika kau menekan tombol ini, bom nya akan menyala. Ledakannya akan terjadi beberapa menit kemudian”. Akash shock mendengarnya, Asgar tersenyum licik.
Meethi sudah siap dengan kostum Fidayin.
Asgar memerintahkan anak buahnya.
Asgar : Lepaskan ikatan tangan Akash, dia pasti sangat ingin melihat istrinya untuk terakhir kalinya. Jangan bertindak gegabah Akash, atau aku tidak akan berfikir panjang sebelum menembakmu.
Meethi melihat pisau lipat diatas meja, ia diam-diam mengambilnya sambil memastikan tidak ada yang melihat.
Meethi menyentuh wajah Akash dan memeluknya.
Meethi : Berfikirlah bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Akash : Aku tidak mau kau pergi.
Meethi : Kau pasti akan datang. Kau tidak hanya akan menyelamatkanku tapi juga semua orang. Aku sangat yakin padamu. Dewa pasti akan memberimu 1 kesempatan.
Meethi diam-diam menyerahkan pisau lipat itu ketangan Akash dan mengangguk.
Asgar : Waktu kalian sudah habis!
Meethi melihat kearah Akash sebelum pergi meninggalkan tempat itu.
Ansari datang ke rumah Ashfaque untuk mencarinya, tapi anak buah Asgar berusaha menghalangi dan mengatakan bahwa Ashfaque sedang tidak ada di rumah. Ketika Ansari memaksa masuk kedalam, tiba-tiba ia mendapat telfon. Ansari bergegas pergi ke kedutaan tanpa mengetahui kalau seluruh keluarga Rizvi sedang disandera.











