
Meethi menelfon Vishnu. Vishnu sangat senang mendengar suara Meethi, Meethi juga bahagia karena Vishnu skrg sdh pulih.
Vishnu : Aku melihat berita. Aku merasa bangga padamu.
Meethi : Ini semua berkat Akash. Bagaimana kabar Mukhta dan bayinya? Aku ingin bertemu dengan Mukhta dan bayinya.
Meethi terkejut karena jam segini Mukhta masih berada diluar utk bekerja.
Meethi : Lalu siapa yang merawat bayi kalian?
Vishnu : Aku belum pulih total, jadi aku yang merawatnya.
Meethi semakin terkejut mengetahui kalau Mukhta bekerja sebagai supir taksi. Meethi merasa cemas, bagaimana kalau ada pria nakal yang mengganggunya.
Vishnu : Aku yakin Mukhta bisa menjaga dirinya sendiri. Kami sdh lama mendiskusikan masalah ini. Dia terlihat luar biasa memakai seragam itu. Kami akan datang menemuimu besok.
Mukhta mengantarkan penumpang terakhirnya ke sebuah lokalisasi. Bukannya menerima uang dari kedua penumpang tersebut, Mukhta malah dilecehkan oleh mereka. Mukhta mengancam akan menelfon polisi, pria itu merebut ponsel Mukhta. Telfon masuk dari Vishnu & Meethi sengaja mereka tolak, Vishnu dan Meethi berfikir mungkin Mukhta sedang sibuk menyetir.
Seorang wanita datang ketika Mukhta berteriak minta tolong. Pria hidung belang menyuruh wanita itu pergi atau mereka juga akan melakukan hal yang sama padanya. Wanita itu adlh Chameli. Chameli menendang kemaluan si pria hidung belang.
Chameli : Ini adalah wilayahku, kalian berusaha menyakiti seorang wanita disini? Haruskah aku tunjukkan padamu apa yang akan terjadi jika aku berteriak sekali saja?
Pria itu meminta maaf pada Chameli, sedangkan temannya sudah kabur duluan.
Chameli : Kembalikan ponsel nyonya ini!Bayar 2 kali lipat ongkosnya!
Pria itu melakukan apa yang diperintahkan Chameli dan lari ketakutan.
Mukhta : Terimakasih.
Chameli : Tdk perlu berterimakasih. Jgn pernah datang lagi ke wilayah ini atau panggil saja Chameli kalau kau sedang dlm masalah!Kau terlihat keren dengan seragam itu.
Chameli pergi meninggalkan Mukhta.
Mukhta melihat beberapa panggilan masuk dari Vishnu & Meethi diponselnya.
Mukhta : Aku tidak boleh memberitahu siapapun atau mereka tidak akan mengizinkanku bekerja lagi.











