
Sankrant sedang duduk sendirian di sebuah bar, ia bicara sendiri, “Jgn jadi lemah. Aku harus menjauh dari kenangan tentang Ambika, dia tidak akan pernah berubah”.
Ambika tiba-tiba datang menemui Sankrant.
Sankrant : Kau? Aku tidak ingin bicara denganmu.
Ambika : Tolong maafkan semua kesalahanku. Kumohon jgn minum-minum lagi, kau sdh berhenti minum.
Sankrant : Kita sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi. Kau tidak berhak mengatakan apapun padaku. Pergi dari sini!
Ambika duduk disamping Sankrant sambil melihat Sankrant meneguk minuman keras.
Sankrant : Aku sungguh-sungguh mencintaimu tapi kau menipuku sebagai balasannya. Aku tidak akan lupa itu.
Sankrant mabuk berat hingga hilang kesadaran. Ambika memberi kode kepada anak buahnya.
Sankrant mendapati dirinya berada 1 ranjang bersama Ambika, ia terkejut melihat Ambika tdr tanpa busana. Sankrant jadi panik & bicara sendiri, “Kenapa aku bisa ada disini? Aku tidak ingat apa2”. Sankrant memakai bajunya & pergi dari tempat itu.
Ekadish terkejut saat Malvika menunjukkan botol minuman yang ia temukan di kamar Sankrant. Ekadish menanyakannya saat Sankrant pulang ke rumah, tapi Sankrant tidak mau bicara dengan siapapun karena masih shock memikirkan apa yang dia alami bersama Ambika tadi. Sankrant masuk ke kamarnya.
Malvika : Mungkin dia kesepian.
Ekadish : Aku mau menikahkannya lagi tapi siapa yang mau menyerahkan putrinya kepada seorang pemabuk?
Meethi : Dia bisa berubah jika mendapatkan pasangan hidup yang baik.
Ekadish : Aku takut dia mendapatkan istri seperti Ambika lagi.
Meethi : Tdk semua wanita sama seperti Ambika.
Ekadish : Apa kau punya calon utknya?
Meethi : Ya. Kak Kajri. Ibu tau nomor telfon pamannya kak Kajri?
Ekadish terdiam.
Akash : Apa ibu melakukan sesuatu pd kakak ipar?
Malvika : Kak Ekadish sebenarnya khawatir. Kajri pergi sendiri. Dia tidak meninggalkan nomor telfon ataupun alamat. Mana mungkin ibumu tau dmn dia berada.
Meethi : Aku tidak percaya. Akash : Aku ingin tau apa yang memaksanya utk pergi.
Ekadish : Aku yang mengusirnya dari rumah! Dia mabuk berat & mengatakan hal buruk tentang semua org. Maafkan aku, menantu.
Meethi memarahi Ekadish & Malvika.
Meethi : Dmn kak Kajri skrg? Kita harus menemukannya bagaimanapun caranya











