Sementara itu di rumah Bundela, Ambika merencanakan bulan madu ke Shimla untuknya, Meethi, Akash & Sankrant. Nenek buyut yang mendengar kabar ini menjadi iri, ia sengaja datang ke rumah Mukhta utk memanas2i Vishnu.
Nenek datang ke rmh Mukhta membawa byk bingkisan.
Nenek : Meethi & Akash pergi ke Shimla utk berbulan madu. Kau tidak punya uang sebanyak itu utk membawa Mukhta ke suatu tmpt, Vishnu? Kau bisa blg padaku, aku akan memesankan tiket utk kalian. Kau mendapatkan istri seorang Tuan putri. Setidaknya jgn berikan dia kehidupan seorang pelayan.
Vishnu meminta Mukhta membuatkan teh utk nenek.
Mukhta : Mungkin nenek tidak suka minum teh dari rmh org miskin.
Mukhta memberikan semua bingkisan yang dibawa nenek kpd sopir yang mengantar nenek.
Nenek semakin kesal & pergi dari rmh mereka.
Vishnu : Jgn bicara seperti itu pd orgtua.
Mukhta : Kau benar, tapi aku tidak suka melihat suamiku dihina.
Sebelum berangkat berbulan madu ke Shimla, mereka berempat pamit kpd orang rumah.

Pavitra : Akash, ajak aku jalan-jalan di Mumbai kalau kau sudah kembali.
Ekadashi : Jgn memikirkan dirimu sendiri sepanjang waktu!
Paman Kasa memberikan patung dewa Ganesha berukuran kecil yang hampir lupa dibawa oleh Meethi.
Paman Kasa : Ini kenang2an dari Ichcha, ini akan selalu melindungimu. Akash, tolong jaga Meethi baik2.
Ambika bicara dalam hati, “Kali ini dewa Ganesha pun tidak aka bisa melindunginya karena kali ini rencanaku aku akan berhasil”. Setelah mereka berangkat ke bandara, Pavitra bicara pada Ekadashi.
Pavitra : Aku tidak menyangka Ambika mempersiapkan ini semua sendirian. Dan lagi uangnya ia dapatkan dari Chaubey.
Ekadashi : Pasti ada rencana dibalik ini semua. Ambika pasti sudah merencanakan sesuatu, itulah mengapa dia membawa Akash dan Meethi bersamanya. Biarkan dia melakukan apapun pada Meethi, tapi kalau dia melakukan sesuatu pada putraku, maka dia akan berurusan denganku.
Nenek datang ke rmh Mukhta membawa byk bingkisan.
Nenek : Meethi & Akash pergi ke Shimla utk berbulan madu. Kau tidak punya uang sebanyak itu utk membawa Mukhta ke suatu tmpt, Vishnu? Kau bisa blg padaku, aku akan memesankan tiket utk kalian. Kau mendapatkan istri seorang Tuan putri. Setidaknya jgn berikan dia kehidupan seorang pelayan.
Vishnu meminta Mukhta membuatkan teh utk nenek.
Mukhta : Mungkin nenek tidak suka minum teh dari rmh org miskin.
Mukhta memberikan semua bingkisan yang dibawa nenek kpd sopir yang mengantar nenek.
Nenek semakin kesal & pergi dari rmh mereka.
Vishnu : Jgn bicara seperti itu pd orgtua.
Mukhta : Kau benar, tapi aku tidak suka melihat suamiku dihina.
Sebelum berangkat berbulan madu ke Shimla, mereka berempat pamit kpd orang rumah.

Pavitra : Akash, ajak aku jalan-jalan di Mumbai kalau kau sudah kembali.
Ekadashi : Jgn memikirkan dirimu sendiri sepanjang waktu!
Paman Kasa memberikan patung dewa Ganesha berukuran kecil yang hampir lupa dibawa oleh Meethi.
Paman Kasa : Ini kenang2an dari Ichcha, ini akan selalu melindungimu. Akash, tolong jaga Meethi baik2.
Ambika bicara dalam hati, “Kali ini dewa Ganesha pun tidak aka bisa melindunginya karena kali ini rencanaku aku akan berhasil”. Setelah mereka berangkat ke bandara, Pavitra bicara pada Ekadashi.
Pavitra : Aku tidak menyangka Ambika mempersiapkan ini semua sendirian. Dan lagi uangnya ia dapatkan dari Chaubey.
Ekadashi : Pasti ada rencana dibalik ini semua. Ambika pasti sudah merencanakan sesuatu, itulah mengapa dia membawa Akash dan Meethi bersamanya. Biarkan dia melakukan apapun pada Meethi, tapi kalau dia melakukan sesuatu pada putraku, maka dia akan berurusan denganku.











