
Asgar memerintahkan paman Juman mencampur obat kedalam makanan Akash untuk membuat fisik Akash menjadi lemah. Asgar datang melihat keadaan Akash.
Asgar : Suami adikku meninggal hari ini. Kau tidak bisa menemui istrimu selama beberapa hari kedepan.
Akash : Kau harus ada bersama keluargamu sekarang. Hanya sekitar 2-3 hari lagi aku dan Meethi bisa pulang ke rumah. Aku jadi ngantuk setelah makan makanan yang dibawa Paman Juman. Biasanya aku tidak tidur selama ini dan kepalaku terasa berat saat bangun.
Asgar : Beberapa hari lagi kau tidak perlu makan disini lagi.
Asgar pamit pulang. Sebelum pulang, Asgar menemui Paman Juman dan memintanya menambahkan dosis obat 2 kali lebih banyak dari sebelumnya.
Sesampainya di rumah, Saba menceritakan tentang kematian Khalid kepada Asgar. Asgar pura-pura mengamuk.
Asgar : Siapa yang berani datang ke rumahku dan menghabisi nyawa Khalid? Aku akan mengakhiri hidupnya serta keluarganya!
Saba : Bersumpahlah kalau kau akan membalaskan dendam atas kematian suamiku!
Ashfaque memberitahu kalau dia sudah berusaha menghubungi ponsel Ansari tapi tidak aktif, Asgar marah mendengar nama Ansari.
Asgar : Aku akan menghukumnya dengan tanganku sendiri, tapi jangan berfikir untuk pergi ke kantor polisi!! Saba kemudian menyalahkan Meethi.
Saba : Kenapa kau melenyapkan suamiku? Kenapa?
Ashfaque : Meethi berada didalam kamarnya saat itu!
Saba : Khalid menyebut nama Meethi dan bahaya saat menghembuskan nafas terakhir. Apa artinya itu?
Asgar memeluk Saba.
Asgar : Beri aku waktu untuk berfikir. Seandainya aku ada di rumah, ini semua tidak akan terjadi. Maafkan aku Saba.
Ashfaque teringat saat dia melihat Asgar turun dari tangga tepat sebelum mendengar teriakan Saba. Ashfaque bicara dalam hati, “Kenapa kakak berbohong? ”











