Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Sinopsis Uttaran Hari ini, Selasa 9 Agustus 2016 : Episode 374

Uttaran-Episode-374-a15
Malvika menyamar menjadi seorang penjual bunga didekat kuil dan membantu Ekadish mengejar seorang pencuri yang melarikan diri setelah mencuri persembahan pooja Ekadish. Pencuri itu berhasil kabur, tapi hasil curiannya berhasil direbut oleh Malvika. Kepala Malvika terluka saat tengah tarik menarik barang yang dicuri.
Ekadish berterimakasih dan menawarkan diri untuk mengantar Malvika ke rumah sakit, tapi Malvika menolaknya. Ekadish kemudian memutuskan untuk membeli semua bunga yang dijual Malvika sebagai tanda terimakasih.
Diperjalanan pulang, Ekadish melihat Malvika sedang mencuci piring didepan pondok/rumahnya. Angin kencang merobohkan pondok itu. Ekadish merasa iba, ia turun dari mobil dan menghampiri Malvika. Malvika memberitahu kalau dia hidup sebatang kara dan tinggal di pondok itu. Ekadish memaksa Malvika ikut ke rumahnya. Misi Malvika berhasil.
Ekadish dan Malvika tiba di rumah Bundela.
Ekadish : Ini adalah rumah anakku. Aku ingin kau tinggal disini sebagai temanku. Sankrant! Gomti! Kajri!
Gomti : Siapa dia kak?
Ekadish : Dia adalah Mauli. Dia akan tinggal dengan kita mulai hari ini dan seterusnya. Dia sudah seperti temanku sendiri. Dia berhasil mengambil kembali sesembahanku yang dibawa lari seorang pencuri. Dia hidup sebatang kara. Dia tidak punya keluarga. Dia akan tinggal dengan kita sebagai bagian dari keluarga kita.
Ekadish mengantar Malvika ke kamarnya.
Ekadish : Ayo masuk! Ini adalah kamarmu.
Malvika : Biar aku tidur di dapur saja.
Ekadish : Tidak. Kau harus tidur disini. Aku akan membelikan pakaian baru untukmu.
Setelah Ekadish pergi, Malvika menelfon Ambika.
Malvika : Ibu sudah berada di rumah mertuamu sekarang. Ibu akan tinggal disini mulai malam ini dan seterusnya.
Ambika : Ini semua akan butuh waktu.
Malvika : Memang butuh waktu untuk memenangkan hati semua orang di keluarga ini, tapi setelah berhasil, tidak akan ada yang bisa menghentikanmu kembali kesini. Semua pintu di rumah ini akan terbuka untukmu selamanya.
Ambika : Aku akan menunggu. Aku ingin segera kembali kesana.
Malvika : Hari itu akan segera tiba.