Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Sinopsis Uttaran Hari ini, Selasa 9 Agustus 2016 : Episode 374

Uttaran-Episode-374-a18
Asgar mengantar Akash ke sebuah rumah ibadah.
Asgar : Kau akan aman disini.
Akash : Kenapa tubuhku menjadi sangat lemah.
Asgar : Kau akan segera pulih.
Seorang ustadz menghampiri mereka.
Ustadz : Kenapa kau datang kemari Asgar? Siapa dia?
Asgar : Dia adalah temanku. Aku ingin dia tinggal disini untuk beberapa hari.
Ustadz : Kenapa kau tidak membawanya pulang ke rumahmu?
Asgar : Karena sedang mengurus kematian Khalid, tidak ada yang bisa merawatnya di rumahku.
Ustadz : Aku senang bisa membantumu dan keluargamu karena kau sudah banyak membantu rumah ibadah ini selama bertahun2.
Asgar membawa Akash masuk kedalam.
Ashfaque masuk ke kamar Meethi membawa surat kabar.
Ashfaque : Meethi, ada kabar buruk.
Ashfaque menunjukkan berita tentang Akash di surat kabar, tapi Meethi tidak bisa membaca tulisannya.
Ashfaque : Mereka menyebut Akash sebagai teroris yang kabur dari kantor polisi Pakistan!! Meethi terkejut.
Meethi : Itu bohong. Kenapa Tuan Ansari melakukan ini? Tidak mungkin lagi bagi Akash untuk kembali ke India sekarang. Polisi sudah men-cap nya sebagai teroris. Padahal Tuan Ansari sudah berjanji padaku. Aku tidak bisa meninggalkan Akash disini. Aku tidak bisa kembali sendirian. Aku harus tetap tinggal disini. Entah dimana dia berada dan bagaimana keadaannya.
Ansari menemui Rehmat.
Ansari : Kenapa kau mencetak berita ini di surat kabar? Bukti apa yang kau miliki untuk membuktikan kalau dia adalah teroris?
Rehmat : Apa kau punya bukti kalau dia bukan teroris? Dia datang ke Pakistan secara ilegal dan melarikan diri. Berita ini bisa membantu kita menangkap dia secepatnya. Aku tidak mengerti kenapa kau berpihak padanya?
Ansari : Bukan seperti itu. Kalau orang yang tidak bersalah melewati perbatasan secara tidak sengaja, maka tanggungjawab kita untuk mengidentifikasinya dan memulangkan mereka kembali ke negara asalnya.
Rehmat : Seorang pria melarikan diri dan kau membantu istrinya melewati perbatasan. Apa dia sudah membayarmu dengan sesuatu?
Ansari : Rehmat Ula!
Komisaris kemudian menelfon, Ansari meyakinkannya kalau Meethi tidak bersalah. Ansari berjanji akan segera menemukan Akash.