Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Sinopsis Uttaran Hari ini, Selasa 9 Agustus 2016 : Episode 374

Uttaran-Episode-374-a19
Asgar meyakinkan ustadz yang menjaga rumah ibadah tempat ia menitipkan Akash bahwa Akash bukanlah seorang teroris.
Ansari datang ke rumah Ashfaque membawa seorang petugas imigrasi bernama Rehman.
Rehman : Berkas2nya sudah disiapkan. Dia harus dideportasi dari Pakistan hari ini jam 6 sore. Tuan Ansari sendiri yang akan mengantarkannya.
Meethi : Aku tidak akan pergi tanpa Akash. Kenapa kau memuat berita ini di surat kabar? Kau sudah berjanji padaku kalau kau tidak akan melakukan hal seperti ini.
Ansari : Kau benar. Aku sudah berjanji akan membantunya kalau dia terbukti tidak bersalah, tapi dia sudah melarikan diri dari kepolisian. Aku juga harus punya jawaban untuk seniorku di kantor, serta mentaati peraturan dan hukum. Tolong tandatangani berkas ini, waktumu tinggal 7 jam lagi.
Meethi : Aku tidak akan menandatanganinya, aku tidak akan pergi tanpa Akash. Aku siap dikirim ke penjara, tapi aku tidak akan pergi tanpa suamiku.
Asgar : Percayalah, aku akan mencarikan jalan keluarnya.
Ansari : Jangan melakukan cara ilegal lagi kali ini!Meethi, aku akan menjemputmu jam 6 sore. Jika Asgar dan keluarganya berusaha menyembunyikanmu atau melakukan tindakan ilegal maka aku akan memasukkan mereka semua kedalam penjara!
Meethi akhirnya menandatangani berkas itu demi kebaikan keluarga Rizvi. Asgar bicara dalam hati, “Kalau aku kehilangan Meethi, lalu siapa yang akan menjadi Fidayin? Aku tidak boleh membiarkan Ansari melakukan ini. Aku harus mencari cara. Apa yang harus aku lakukan untuk membuat Meethi tetap berada di Pakistan secara legal? “. Meethi bicara berdua dengan Ashfaque.
Meethi : Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. Tidak tau bagaimana kabarnya dan apakah dia bisa kembali ke India. Aku harus menemukannya. Aku ingin keluar untuk mencarinya.
Ashfaque : Bagaimana cara kau menemukannya?
Meethi : Yang aku tau aku harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan dan memperjuangkan Akash.
Ashfaque : Kita harus memikirkan cara untuk menghentikan Tuan Ansari sekarang. Ketika semua pintu sudah tertutup, maka kita harus meminta pertolongan dari Tuhan. Ikut denganku. Sekarang Kita hanya bisa berdo’a!