Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Sinopsis Uttaran Hari ini, Selasa 9 Agustus 2016 : Episode 374

Uttaran-Episode-374-a3
Ashfaque bermain gitar sambil menyenandungkan lagu yang dia dgr dari Akash.
Meethi : Bagaimana kau bisa tau irama lagu itu? Itu adlh lagu kesukaanku & suamiku. Akash selalu menyenandungkan lagu ini setiap kali merindukanku.
Ashfaque : Org India yang kujumpai tadi jg mengatakan hal yang sama! Namanya adlh Akash!!
Meethi terkejut.
Ashfaque : Bagaimana bisa dia ada disini?
Meethi : Seperti apa orgnya?
Ashfaque menjelaskannya, adegan ini berupa flashback saat mereka di kedai kopi.
Meethi : Akashku di Pakistan?
Ashfaque menyebutkan nama Mukhta & Damini yang dia dengar lewat pembicaraan Akash di telfon umum.
Meethi : Dia datang kemari karena dia mencintaiku. Terimakasih, kau sdh memenuhi janjimu. Kau tau dmn dia menginap? Tolong bawa aku kpdnya.
Ashfaque : Aku menyuruhnya menginap di penginapan Tuan Khan.
Asgar diam-diam mendengar pembicaraan mereka, dia lalu menelfon seseorang.
Meethi & Ashfaque pergi ke penginapan itu, dia tidak sengaja menabrak seorang wanita yang sedang membawa koper. Akash masuk kedlm saat Meethi menunduk membantu membereskan brg yang berserakan. Meethi lalu melihat Akash dari belakang.
Meethi : Akash?
Mereka saling mendekat & berpelukan.
Meethi : Kukira kau sdh melupakanku. Kukira kau sdh menikah lagi.
Akash menutup mulut Meethi.
Akash : Aku tidak akan bisa melupakanmu ataupun hidup tanpamu. Akashmu ini tidak akan lengkap tanpamu, & akan terus begitu.
Meethi : Aku sangat merindukanmu.
Akash : Aku ada disini utk memperbaiki segalanya. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian lagi. Bagaimana kau bisa tau aku menginap disini?
Meethi melihat kearah Ashfaque.
Meethi : Malaikat itu telah menyelamatkanku. Dia memberiku kehidupan ke-2. Aku menemukan Akashku berkat dirinya.
Akash memeluk Ashfaque. Akash : Tapi aku datang kemari secara ilegal. Polisi sedang mencariku.
Ashfaque : Kau aman di rumahku. Kakak tertuaku pasti akan membantumu.
Saat mereka hendak prg, tentara Pakistan tiba-tiba datang & menangkap Akash. Ashfaque menahan Meethi demi kebaikan Meethi. Tavis dilengan Meethi jatuh, Meethi melihat sebuah memory card terlepas dari Tavis tersebut. Meethi teringat kata-kata Fida, “Ribuan nyawa bisa diselamatkan”.
Meethi : Tavis ini diberikan oleh Fida.