
Seseorang masuk kedalam kamar Asgar dan mengarahkan pistolnya ke kepala Asgar. Dia adalah bos nya Asgar. Pria itu sangat marah karena Asgar gagal dalam misi di Aman Ki Dua.
Asgar : Maafkan aku, ini semua terjadi karena wanita India itu dan suaminya.
Bos : Kau harus segera melenyapkan mereka. Aku sudah memberimu uang 20 lakhs untuk misi Aman Ki Dua. Kembalikan 2 kali lipat beserta memory card itu besok atau aku sendiri yang akan membuatmu dan keluargamu menjadi Fidayin. Kau harus dihukum atas pekerjaan yang tidak tuntas.
Asgar kemudian datang ke markas Tentara Pakistan dengan penyamaran.
Asgar : Namaku adalah komisaris Aftab Ahmed. Dimana mata-mata India itu? Akash. Dia sangat berbahaya. Dia harus dipindahkan ke penjara yang sistem keamanannya lebih tinggi.
Rehmat meminta surat izin pemindahan Akash.
Rehmat : Baiklah. Tolong tunjukkan kartu identitas mu, ini adalah peraturan dari Inspektur Ansari.
Rehmat memerintahkan anak buahnya untuk memanggil Akash, Rehmat pergi untuk memfoto copy surat izin tersebut diluar
Akash : Aku mau dibawa pergi kemana?
Asgar : Kau akan dipindahkan ke penjara lain.
Rehmat kembali tepat setelah Asgar & Akash pergi. Kartu identitas Asgar ketinggalan. Ansari mengunjungi Rehmat untuk mengucapkan selamat.
Ansari : Selamat karena telah berhasil menangkap mata-mata itu Rehmat!
Rehmat : Terimakasih. Aku harusnya sudah memberitahumu jika komisaris itu tidak datang kemari. Dia membawanya (Akash) ke penjara pusat.
Ansari : Komisaris?
Rehmat menunjukkan kartu identitas Asgar, Ansari memeriksa foto di kartu identitas tersebut dan menyadari kalau kartu identitas itu palsu.
Ansari : Ini palsu Rehmat! Lihatlah! Seseorang membawanya (Akash) dari penjara kita dengan cara seperti ini!
Asgar membawa Akash masuk kedalam sebuah kamar.
Akash : Mengapa aku dibawa kemari? Apa yang kalian inginkan dariku?
Asgar : Anggap saja aku temanmu. Aku akan memenuhi impian yang membawamu kemari(Pakistan). Asgar berjalan meninggalkan Akash diikuti anak buah palsunya.











