
Bandarlampung (LW): Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, yang terdiri dari beragam latar belakang seperti suku bangsa, budaya, agama, adat istiadat, bahasa dan lain sebagainya. Dengan Pancasila, kemajemukan tersebut berubah menjadi satu kesatuan.
Hal ini ditegaskan Ketua Fraksi NasDem untuk MPR RI Taufik Basari saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Pahoman, Bandarlampung (6/11).
“Keberagaman dan perbedaan budaya, adat istiadat, suku, dan agama ini bersatu dengan satu tujuan yakni merebut kemerdekaan. Sebagai warga negara Indonesia yang hidup pada saat ini, sudah sewajibnya kita mempertahankan kemerdekaan dan mengisi dengan hal-hal positif,” terangnya.
Anggota Komisi III DPR RI ini juga menyampaikan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, salah satunya untuk menangkal dan mencegah paham radikalisme dan terorisme di kalangan para pemuda maupun milenial.
“Pesan dari wawasan kebangsaan pada hari ini adalah, bagaimana kita harus mengisi kemerdekaan dengan segala kegiatan yang positif di tengah banyaknya gerakan radikalisme yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.
Politikus NasDem ini juga menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat Pancasila di tengah masyarakat, khususnya kepada para pemuda dan milenial. (LW)











