Lampung Tengah (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, kembali menyerap aspirasi warga dalam agenda reses yang digelar di Kampung Panca Tunggal, Dusun Megasri, Kecamatan Anak Tuha, Senin (24/11). Dalam forum tatap muka itu, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan mendasar yang berkaitan dengan air bersih dan produktivitas pertanian.
Keluhan pertama datang dari warga terkait kebutuhan lima unit sumur bor yang hingga kini belum tersedia. Ketiadaan sumber air bersih membuat aktivitas warga, terutama kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT), sering terhambat. Pada musim kemarau, kondisi menjadi lebih sulit karena pasokan air permukaan menurun drastis.
Warga juga meminta perhatian pemerintah untuk pengangkatan endapan lumpur pada sumber air yang ada. Kondisi yang dangkal membuat debit air berkurang dan kualitasnya menurun, sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Aspirasi lain datang dari KWT yang mengusulkan bantuan benih pertanian untuk mendukung pengembangan komoditas sayuran. Benih ini dibutuhkan agar kelompok tani perempuan dapat meningkatkan hasil produksi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga dan ekonomi kampung.
Dewi Nadi yang hadir langsung mendengarkan satu per satu keluhan warga menegaskan bahwa seluruh aspirasi telah ia catat untuk segera dikomunikasikan dengan pihak terkait, terutama dinas pertanian dan instansi teknis yang menangani sarana air bersih. Sebagai anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, ia menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di sektor infrastruktur dan layanan air.
“Kebutuhan air dan benih pertanian adalah fondasi produktivitas warga. Aspirasi dari Panca Tunggal ini akan saya kawal agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan,” ujar Dewi Nadi di hadapan warga. (LW)











