Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Kostiana: Cintai Bangsa, Tangkal Radikalisme

Bandarlampung (LW): Ideologi bangsa akan terkikis dengan sendirinya jika generasi bangsa enggan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Lampung Dapil Bandarlampung Kostiana saat melangsungkan sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan di Kupang Teba, Teluk Betung Utara (12/12). Menurut Sekretaris Komisi IV ini, segenap masyarakat Indonesia khususnya para pemuda-pemudi wajib hukumnya memiliki rasa kecintaan terhadap Negeri.

“Maka, dengan sosialisasi ini, kita ingin menumbuhkan kembali nilai-nilai ideologi pancasila dalam diri masyarakat khususnya pemuda-pemudi generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Selain itu, Bendahara PDI Perjuangan Lampung ini mengatakan, sosialisasi ini juga dapat memacu kecintaan pemuda-pemudi generasi penerus bangsa untuk dapat mencintai bangsa Indonesia dan mengamalkan nilai-nilai pancasila.

“Semoga kegiatan sosialisasi dapat memberikan wawasan kepada pemuda-pemudi tentang empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI,” jelasnya.

Kostiana juga menjelaskan, pentingnya suatu bangsa memiliki ideologi supaya masyarakatnya dapat bersatu untuk melindungi negeri dari paham radikalisme, dan Gerakan-gerakan yang bertentangan dengan Pancasila.

“Kita juga berharap dengan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman dan menjadikan tauladan bagi diri kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Sementara, Herdaus salah satu narasumber yang juga anggota Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Lampung mengatakan bahwa runtuhnya suatu negara itu karena masyarakatnya tidak merasa memiliki.

“Hancurnya negara bukan karena serangan dari luar, tapi karena penduduknya sendiri tidak mengetahui nilai-nilai dari ideologi Pancasila seperti intoleransi, ujaran kebencian, dan terorisme,” tegasnya.

Ia juga menambahkan dengan sosialisasi ini dapat mencetak jiwa yang melindungi NKRI.

“Dengan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk menjiwai, mengamankan, dan mengamalkan Pancasila sebagai tiang negara,” tutupnya.

Selain itu, menurut dia, sudah kewajiban bagi segenap bangsa Indonesia dalam menjaga keutuhan negara. “Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa. Perbedaan itu biasa, tapi bagaimana kita menjaga perbedaan tersebut dalam suatu kesatuan yang utuh, bukan menimbulkan perpecahan,” ucapnya. (LW)